LIPSUS Pilkada Malang Dongkrak UMKM
Berkah Pilkada Bagi Usaha Percetakan di Kota Batu, Bersaing Dengan Percetakan Besar di Kota Malang
Adanya Pilkada Batu membuat para bakal calon dan tim pemenangannya ‘order’ untuk mencetak berbagai Alat Peraga Kampanye (APK)
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, BATU - Pilkada Serentak 2024 menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha percetakan yang ada di Kota Batu.
Bagaimana tidak, adanya Pilkada Batu membuat para bakal calon dan tim pemenangannya ‘order’ untuk mencetak berbagai Alat Peraga Kampanye (APK) seperti banner, pamphlet, poster, sablon baju, kalender hingga contoh surat suara.
Hal ini diakui para pelaku usaha percetakan yang ada di Kota Batu.
Bahkan pihaknya mengaku kenaikan pendapatan mereka mencapai 40 persen dibanding hari-hari biasa saat tidak ada agenda pesta politik seperti Pilpres ataupun Pilkada seperti saat ini.
“Alhamdulillah ada calon yang memesan ke kami seperti pesen baliho, kalender, banner, dan lainnya. Kenaikannya sekitar 40 persen dibanding hari biasa. Hari biasa paling pesenan hanya 500 pieces, ada Pilkada ini jadi sekitar 1000 pieces lebih sekali order,” kata Khoir salah satu pegawai percetakan yang ada di Desa Oro Oro Ombo Kota Batu pada Suryamalang.com, Rabu (11/9/2024).
Terkait omzet yang didapat jelang Pilkada ini, Khoir mengaku percetakannya mendapat untung sekitar belasan juta dari tiap orderan yang mereka dapat.
Namun bila dibandingkan dengan ramainya pesenan saat Pemilu 2024 lalu, Khoir mengaku jumlah orderan yang didapat lebih banyak saat Pemilu lalu.
“Ramai saat Pemilu karena pesertanya banyak dan bermacam-macam partai dan lingkupnya besar,” jelasnya.
Meski mendulang omzet belasan juta rupiah namun diakuinya di dunia usaha percetakan juga mengalami persaingan yang ketat saat pesta politik seperti saat ini.
Usaha percetakan di kota Batu harus bersaing dengan percetakan ternama yang ada di Kota Malang.
“Persaingannya di Kota Malang, soalnya di Malang rata-rata alat mumpuni dengan modal besar,” ujarnya.(myu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.