Sosok Luna Bijl Pacar Maarten Paes Kiper Timnas Indonesia, Top Model Satu Circle dengan Gigi Hadid

Debut apik Maarten Paes sebagai kiper Timnas Indonesia membuat kehidupannya makin disorot tak terkecuali soal percintaanya. Pacarnya top model dunia.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram
Sosok Luna Bijl Pacar Maarten Paes Kiper Timnas Indonesia, Top Model Satu Circle dengan Gigi Hadid 

Alasan Maarten Paes Ingin Bela Indonesia

Ini dia sosok wanita Belanda kelahiran Kediri, Jawa Timur yang jadi sosok penting di kehidupan Maarten Paes.

Yap, wanita cantik itu adalah nenek dari kiper Timnas Indonesia baru Maarten Paes yang jadi bintang di dua laga debutnya.

Wanita itu bernama Nel Appels-van Heyst, wanita Belanda yang lahir di Kediri, Jawa Timur yang membuat Maarten Paes ingin membela Timnas Indonesia.

Performa gemilang Kiper Maarten Paes dalam dua laga memperkuat Indonesia membuat sosoknya menjadi buah bibir di kalangan fans Timnas Indonesia.

Disebutkan Maarten Paes adalah seorang pemain yang tidak punya darah Indonesia, namun dia bisa dinaturalisasi berkat neneknya bernama Nel Appels-van Heyst yang merupakan seorang Blijvers Kelahiran Kediri.

Di akun Instagramnya, Maarten Paes yang punya hubungan sangat dekat dengan neneknya itu pernah mengunggah foto neneknya tersebut semasa hidupnya.

Maarten Paes sendiri ternyata tidak memiliki darah Indonesia sama sekali. Namun, faktor Indonesia dalam dirinya didapatkan dari neneknya yang merupakan seorang blijvers.

Blijvers adalah sebutan bagi orang keturunan Eropa yang lahir dan menetap di Indonesia saat masih bernama Hindia Belanda.

Di mana neneknya Maarten Paes dilahirkan di Indonesia? Nenek Maarten Paes lahir di Kediri pada 1940 silam.

Maarten Vincent Paes memiliki garis keturunan dari nenek yang lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur, pada 20 Maret 1940.

Maarten Paes juga sempat mengungkapkan sedikit cerita tentang neneknya.

Neneknya sempat tinggal di Indonesia selama 5-6 tahun. Sayangnya, neneknya saat itu menjadi korban Perang Dunia II.

Maarten mengatakan bahwa setelah di kamp, neneknya pindah ke Belanda dengan menaiki sebuah kapal. Setelah itu, setelah beberapa tahun, dia kembali ke Belanda dengan menaiki sebuah kapal.

Dia bercerita bahwa neneknya selalu berbicara dengan rasa syukur tentang waktu yang dihabiskan di Indonesia, terutama sebelum perang.

 Foto kenangan saat Maarten Paes berfoto bersama dengan neneknya, Nel Appels-van Heyst (kanan) seorang blijver yang lahir di Kota Pare, Kediri, Jawa Timur pada 20 Maret 1940. Neneknya telah meninggal beberapa bulan lalu. (Instagram/Maarten Paes)
 Foto kenangan saat Maarten Paes berfoto bersama dengan neneknya, Nel Appels-van Heyst (kanan) seorang blijver yang lahir di Kota Pare, Kediri, Jawa Timur pada 20 Maret 1940. Neneknya telah meninggal beberapa bulan lalu. (Instagram/Maarten Paes) ()
Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved