Sabtu, 11 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Bupati Sanusi Bangga Ada Proyek Prestisius PDAM, Begitu Dibuka Langsung Layani Dua Kecamatan

Perumda Tirta Kanjuruhan sudah berhasil menuntaskan pembangunan proyek prestisius sumber mata air di Goa Kalisat, Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Pembangunan proyek sumber mata air di Goa Kalisat, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Senin (23/9/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Persoalan klasik buat warga Kabupaten Malang, terutama di Malang Selatan, yang kekurangan air bersih di setiap musim kemarau, sepertinya bakal jadi cerita masa lalu.

Sebab, Perumda Tirta Kanjuruhan sudah berhasil menuntaskan pembangunan proyek prestisius sumber mata air di Goa Kalisat, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo.

Senin (23/9/2024) siang, proyek bantuan dari Hungaria itu diresmikan Muhammad Sanusi.

Yang membuat Sanusi bangga pada Samsul Hadi, Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan, karena sekali dioperasionalkan, proyek itu langsung menuntaskan masalah klasik, yakni kekurangan air bersih buat ribuan warga di dua kecamatan.

Di antaranya, Desa Kedungsalam, Desa/Kecamatan Donomulyo, dan Desa Sumbermanjing Kulon, Desa Pandan Rejo Desa Banjarejo, Kecamatan Pagak.

"Ini kinerja yang cukup bagus karena mampu menggali potensi alam, yang sulit jadi mudah sehingga bisa menyelesaikan persoalan warga. Kami bangga pada Pak Dirut karena satu per satu desa yang kekurangan air bersih, bisa dituntaskan," ujar Sanusi pada sambutannya sembari menatap ke arah Samsul yang duduk di deretan kursi undangan terdepan.

Dipuji Bupatinya, Samsul terlihat tersipu karena semua mata para undangan tertuju padanya.

"Hebat, Abah Sanusi terus memujinya. Makanya, sampean harus terus memperluas jaringan jangkauan pelayanan, biar jadi legacy pak bupati lima tahun ke depan, bisa dikenang sebagai bupati terbaik," bisik Sutiyo SH, MHum, sahabat Sanusi, yang duduk di dekat Samsul.

Sementara, Samsul mengatakan, apa yang dikatakan bupati itu benar, bahwa proyek ini cukup prestisius.

Bahkan, yang membedakan dengan sumber lainnya, sumber air di Goa Kalisat itu berada di bawah sungai, dengan medan jangkau yang sulit.

Namun, berkat kerja tim dari Perumda Tirta Kanjuruhan dan pemerintah Hungaria, sumber yang semula sulit dimanfaatkan airnya itu kini jadi andalan di Malang selatan. Bahkan, Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan Pemerintah Hungaria, mengakuinya itu merupakan proyek PDAM dengan cakupan tercepat.

"Belum ada sumber lain, begitu dibuka langsung bisa melayani pelanggan sebanyak ini. Yakni, 5.000 pelanggan dengan jaringan baru."

"Itu karena peralatan yang jadi penunjangnya cukup canggih sehingga mampu mempercepat debit airnya jadi 40 liter per detik," ungkap Samsul.

Apa yang membuat proyek ini diacungi jempol oleh Kementerian PUPR sebagai proyek PDAM terbaik se-Indonesia, menurut Samsul, karena proyek bantuan Hungaria Rp 25 miliar itu sudah menggunakan teknologi tercanggih.

Yakni, SCADA (supervisory control and data auquisition) dan GIS (Geographic information system). Dua tools itu terkoneksi buat mengendalikan dan mempermudah operasional, dari hulu sampai ke hilir atau ke pelanggan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved