Rabu, 8 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Universitas Islam Malang Kukuhkan 1342 Wisudawan Selama Dua Hari

Universitas Islam Malang (Unisma) mengadakan kegiatan wisuda periode ke 74/2024 pada Sabtu (26/10/2024) dan Minggu (27/10/2024).

Unisma
Rektor Unisma Prof Drs H Junaidi MPd PhD dalam kegiatan wisuda Sabtu (26/10/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) mengadakan kegiatan wisuda periode ke 74/2024 pada Sabtu (26/10/2024) dan Minggu (27/10/2024).

Menurut Wakil Rektor I Unisma dr Hj Erna Sulistyowati MKes PhD, wisuda selama dua hari akan melepas 1.342 wisudawan yang terbagi dari 10 fakultas dan pasca sarjana.

"Kegiatan wisuda ini masih dalam rangkaian dies natalis Unisma dan Hari Santri Nasional," jelas Erna kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (24/10/2024).

Ini merupakan wisuda pertama di kepemimpinan Rektor Unisma yang baru yaitu Prof Drs H Junaidi MPd PhD. Dimana sejak Juli 2024 ada sususan rektorat yang baru.

"Dalam wisuda pada Sabtu-Minggu ini yang membedakan adalah pembagian fakultasnya. Sehingga diadakan selama dua hari," kata Erna.

Ditambahkannya, wisuda adalah adalah momen dimana Unisma mengantarkan mahasiswa dari berbagai jenjang yang telah lulus.

"Tugas kami mendidik sudah selesai. Diharapkan dengan ilmu yang didapat bisa membawa kesuksesan. Wisuda bukankan momen akhir."

"Namun momen awal sehingga mereka bisa lebih sukses lagi ke depannya. Harapannya mereka mendapatkan peluang kerja yang lebih baik," ucapnya.

Juga diharapkan mereka bisa menanamkan ilmu dan amalan yang telah diberikan Unisma selama kuliah ke jenjang selanjutnya. Selain itu ia berpesan agar wisudawan harus bisa menjaga nama baik almamater.

Dhini Aminarti SAB adalah salah satu wisudawan terbaik periode ini dari FIA (Fakultas Ilmu Administrasi) dari prodi Administrasi Bisnis. Ia meraih IPK 3,99 dengan lama studi 7,83 semester.

Dhini adalah pekerja seni yaitu sebagai penyanyi dandut. Anak pasangan Romli dan Riani sejak kelas 1 SMP sudah menjadi penyanyi. Skripsinya tentang "Analisis Swot Sebagai Dasar Merumuskan Strategi Pemasaran Store MS Glow Turen".

"Awalnya saya ya ganti-ganti judul dan objek. Analisis SWOT ini juga beda dengan skripsi lainnya. Saya menggunakan dua metode yaitu kuantitatif dan kualitatif."

"Untuk kuantitatif berhubungan dengan skoring di MS Glow itu yang dijadikan dasae untuk merumuskan strateginya itu," ujar Dhini.

Karena dua metode, ia mengaku proses pengerjaan skripsinya agak lama dibanding dengan teman-teman lainnya.

"Saya ingin beda dari yang lain. Karena di S1 jarang ada skripsi yang menggunakan dua metode ini. Saya ditantang dosen pembimning dan saya bisa menyelesaikan tepat waktu," kata cewek asal Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang ini.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved