Minggu, 31 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Pertarungan Karateka Cilik di Kejurnas Karate di GOR Bima Sakti Malang, Asah Keberanian Mental

Dengan menggunakan pengaman di seluruh anggota tubuhnya, Karateka cilik ini bertarung di atas matras. Tidak ada dari mereka yang mundur dari arena

Tayang:
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar H
Karateka Cilik saat berduel di Kejurnas Karate antar pelajar dan mahasiswa 2024 yang berlangsung di GOR Bima Sakti Malang pada Minggu (17/11/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate antar pelajar dan mahasiswa kini sedang digelar di GOR Bima Sakti Malang, Minggu (17/11/2024).

Kejurnas yang mempertandingkan 40 kelas ini diikuti oleh 223 peserta dari seluruh Karateka di seluruh Indonesia.

Uniknya, dalam Kejurnas Karate ini juga diikuti oleh sejumlah Karateka cilik yang usianya masih enam tahun.

Dengan menggunakan pengaman di seluruh anggota tubuhnya, Karateka cilik ini bertarung di atas matras.

Selain membutuhkan stamina, dalam seni bela diri Karate juga dituntut meningkatkan konsentrasi.

Agar setiap pukulan yang dilakukan terhadap lawan dapat memberikan poin.

Dengan berlatih Karate juga dapat meningkatkan keberanian dan mental para Karateka.

"Belajar karate memang bisa dimulai sejak kita masih kecil,"

"Anak bisa jadi berani dan mental menjadi lebih kuat," kata Michelle Princessilia Heru, ketua panitia sekaligus  pelatih Karateka Cilik di dojo Malang Umum.

Di setiap pertandingan ketika Karateka cilik berduel, tidak ada dari mereka yang mundur dari pertandingan.

Meskipun ada yang bertubi-tubi terkena pukulan dari lawan, namun semangat juang mereka patut diapresiasi.

Ada juga Karateka cilik yang sampai bilang pada wasit kalau tendangan lawannya sempat mengenai giginya, meskipun dia sudah memakai pengaman di kepalanya.

Namun, Karateka cilik tersebut masih semangat untuk melanjutkan pertandingan sampai akhir.

"Ya memang saat di Dojo mau gak mau anak-anak harus didorong berani untuk maju agar tidak takut,"

"Kalau sudah terbiasa sakit terkena pukulan, berarti mental mereka sudah menjadi kuat,"

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved