Berita Malang

Banyak Wanita di Kota Malang Jadi Janda Gegara Suami Judi Online, Anak-anak juga Mulai Terjangkit

Banyak wanita di Kota Malang berstatus menjadi janda gegara tidak dinafkahi lantaran suaminya main judi online dan kesulitan secara ekonomi.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: iksan fauzi
Google Maps
Kantor Pengadilan Agama Kota Malang. Banyak Wanita di Kota Malang Jadi Janda Gegara Suami Judi Online, Anak-anak juga Mulai Terjangkit 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Banyak wanita di Kota Malang, Jawa Timur berstatus menjadi janda gegara tidak dinafkahi lantaran suaminya main judi online dan kesulitan secara ekonomi.

Menurut data di Pengadilan Agama Kota Malang menyebutkan terdapat 478 pengajuan cerai talak dan 1.490 pengajuan cerai gugat di Kota Malang.

Data gugatancerai talak dan cerai gugat itu terkumpul mulai Januari hingga Oktober 2024.

Panitera Muda Hukum PA Kota Malang Happy Agung Setiawan menuturkan, perceraian terjadi karena beberapa sebab. Mulai dari faktor persoalan ekonomi hingga faktor judi.

"Untuk faktor penyebab perceraian, sebenarnya ada macam-macam. Namun yang paling banyak karena faktor ekonomi, dan ada juga hal-hal lain seperti judi maupun meninggalkan salah satu pihak," beber Happy, Jumat (29/11/2024).

Terkait untuk perceraian yang disebabkan faktor judi online, pihaknya menyampaikan terdapat 7 kasus pada periode Januari hingga Oktober 2024.

"Apabila diperinci pada Januari, Februari, Maret itu masing-masing ada satu kasus. Lalu di bulan Juni ada dua kasus, Juli satu kasus dan September satu kasus," bebernya.

Lalu untuk kasus perceraian yang disebabkan faktor ekonomi, jumlahnya mencapai ratusan kasus.

"Ada 509 kasus perceraian disebabkan karena faktor ekonomi,” ujar Happy.

“Sedangkan ada 720 kasus perceraian dikarenakan perselisihan dan pertengkaran terus menerus antara kedua belah pihak," tandasnya.

Anak-anak terjangkit judi onlien

Sementara itu, sejumlah anak di Kota Malang dilaporkan telah kecanduan judi online. Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso mengatakan dirinya telah menerima laporan tersebut.

Namun Erik tidak membuka lebih jauh informasi berapa banyak anak yang telah dilaporkan kepada dirinya.

“Memang sudah saya dengar laporannya itu, tapi karena ini kasus anak, jadi ada beberapa yang tidak bisa saya sampaikan,” ujar Erik.

Laporan ini ditanggapi serius oleh Pemkot Malang. Erik mengajak para orangtua untuk bisa menjaga anak-anaknya dari bahaya judi online.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved