Berita Malang Hari Ini
Harga Tomat Ikut Melejitkan Inflasi Kota Malang pada November 2024
Kenaikkan harga tomat mencapai 38,15 persen. Inflasi Kota Malang pada November 2024 sebesar 0,24 persen.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM ,MALANG - Harga tomat melejitkan angka inflasi Kota Malang pada November 2024.
Kenaikan harga tomat karena di beberapa wilayah sudah tidak mengalami panen tomat.
Kenaikkan harga tomat mencapai 38,15 persen. Inflasi Kota Malang pada November 2024 sebesar 0,24 persen.
"Setelah lima bulan harga tomat selalu deflasi, akhirnya pada November mengalami inflasi," kata Umar Sjaifudin MSi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang dalam rilis inflasi secara hibrid, Senin (2/12/2024).
Komoditas bawang merah juga mengalami kenaikkan sehingga menyumbang inflasi Kota Malang.
Selain itu, harga emas perhiasan juga masih terjadi.
Sedang komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga jadi penyumbang deflasi antara lain beras, cabai rawit, kentang, pisang, cabai merah, telur ayam ras, nangka muda, alpukat, bawang bombai dan bandeng yang diawetkan.
Tiga besar komoditas penyumbang deflasi adalah beras mengalami penurunan harga 0,65 persen.
Sedang cabai rawit turun 0,18 persen dan kentang turun harga 6,86 persen.
Besaran inflasi Kota Malang sama dengan inflasi Jawa Timur (Jatim).
Angka inflasi ini lebih rendah dibanding angka nasional 0,30 persen.
Dari 11 daerah di wilayah Jatim, Kabupaten Bojonegoro yang mengalami inflasi tertinggi mencapai 0,46 persen.
Sedang inflasi terendah diraih oleh Kabupaten Banyuwangi sebesar 0,11 persen.
"Jika melihat perkembangan inflasi dari tahun ke tahu,, memang setiap November selalu inflansi dibanding bulan sebelumnya," kata Umar.
Dari data selama 2020-2024, inflasi November 2020 mencapai 0,31 persen. November 2021 mencapai inflasi 0,26 persen. November 2022 mencapai inflasi 0,12 perseb.
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
|
|---|
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
|
|---|
| Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
|
|---|
| Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tomat-inflasi.jpg)