Selasa, 9 Juni 2026

Berita Sidoarjo Hari Ini

Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Sidoarjo Terendam Banjir

Hujan deras yang kerap mengguyur beberapa waktu belakangan mengakibatkan sejumlah wilayah di Sidoarjo tergenang banjir

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Plt Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan sidak di lokasi banjir 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Hujan deras yang kerap mengguyur beberapa waktu belakangan mengakibatkan sejumlah wilayah di Sidoarjo tergenang banjir.

Setidaknya, banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Tarik, Porong, Balongbendo, dan Kecamatan Prambon.

Hingga Senin (9/12/2024), air masih menggenangi perkampungan warga. Menggenang di jalan dan sebagian masuk ke dalam rumah. Selain itu, area pertanian juga banyak yang tergenang.

Di Desa Temu, Kecamatan Prambon misalnya. Banjir sudah menggenang sejak Sabtu (7/12/2024) lalu.

“Setelah hujan deras mengguyur dalam waktu lama,” kata Kepala Desa Temu Petty Fitri Anna.

Menurut dia, setelah hujan deras, air sungai buangan meluber menggenangi rumah warga yang berada sekitaran sungai. Jalan desa dan sejumlah area pertanian juga kebanjiran.

"Ketinggian air saat itu hingga lutut orang dewasa dan air masuk hingga rumah warga. Allhamdulilah tidak ada korban jiwa dan saat ini berangsur surut," ungkapnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah mendirikan dapur darurat di Kantor Desa Temu untuk membantu warga yang terkena dampak banjir di Desa Temu dan Desa Bendotretek.

BPBD Sidoarjo bersama para relawan dan warga bergotong royong untuk memasak dan mendistribusikan bantuan pangan kepada korban banjir.

Penanganan banjir di sejumlah lokasi di Sidoarjo juga dipantau langsung oleh Plt Bupati Sidoarjo Subandi. Senin siang, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa wilayah yang masih kebanjiran.

Termasuk di lokasi banjir yang terjadi di Desa Temu, Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, dan di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

Plt Bupati Subandi turun langsung bersama sejumlah pejabatnya untuk memastikan penanganan banjir di wilayah tersebut terlaksana dengan baik.

Subandi juga mengidentifikasi atau mencari penyebab banjir yang hampir terjadi setiap tahun atau di saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Tujuannya agar bisa dicari solusi ke depan, supaya tidak banjir lagi.

Kali ini, diketahui banjir terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan volume air yang terdapat di sungai meluap dan menggenangi rumah warga. Selain itu juga, struktur jalan mengalami penurunan tanah atau sedimentasi.

“Kami sudah menginstrusikan dinas PUBMSDA untuk segera melakukan normalisasi sungai. Supaya banjir tidak terus-terusan terjadi,” kata Subandi saat Sidak di Kecamatan Prambon.

Selain itu, bersama dinas-dinasnya Subandi juga menyiapkan sejumlah strategi penanganan banjir. Seperti bagaimana proses evakuasi, penanganan korban, dan sejumlah penanganan lainnya ketika terjadi bencana.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved