Berita Sidoarjo Hari Ini

Tingkat Kehilangan Air PDAM Sidoarjo Masih Tinggi, Ini Penjelasan Direktur Utama Perumda Delta Tirta

Tingkat Kehilangan Air PDAM Sidoarjo Masih Tinggi, Ini Penjelasan Direktur Utama Perumda Delta Tirta

Penulis: M Taufik | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/M Taufik
Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo saat melihat air umbulan untuk dilarikan ke Sidoarjo. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Angka kehilangan air di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo atau yang lebih dikenal PDAM Sidoarjo, ternyata masih cukup tinggi.

Sepanjang tahun 2024 terhitung tingkat kehilangan air atau TKA di perusahaan milik Pemkab Sidoarjo tersebut masih berada di angka 31 persen.

Artinya, upaya perusahaan plat merah itu untuk menekan angka TKA masih rendah. Belum membuahkan hasil yang maksimal sepanjang tahun 2024.

Hal itu diakui oleh Direktur Utama Perumda Delta Tirta, Sidoarjo, Dwi Hary Soeryadi. Dia menyebut bahwa tingkat kehilangan air selama tahun 2024 berkisar di angka 31 persen.

Meski demikian, disampaikan bahwa angka tersebut sejatinya sudah sesuai dengan target yang ditetapkan di tahun 2024 ini sebesar 31,33 persen.

"Untuk menekan TKA lebih rendah lagi masih berat. Kemungkinan sampai akhir tahun 2024 berada di angka 31 persen," kata Dwi Hary, Rabu (4/12/2024).

Menurut Hary, salah satu penyebab tingginya tingkat kehilangan air di Perumda Delta Tirta Sidoarjo adalah kebocoran air. Itu terjadi karena masih banyak pipa-pipa yang sudah tua, sehingga gampang mengalami kebocoran.

"Karena masih sering terjadi kebocoran pipa, sehingga banyak air terbuang sia-sia. Itu yang menjadi salah satu penyebab utama kebocoran air," ungkapnya.

Selain karena kondisi pipa yang sudah tua, banyak pipa milik Perumda Delta Tirta Sidoarjo yang terdampak proyek pemasangan u-dith di sejumlah pembangunan jalan, sehingga berdampak pada kondisi jaringan pipa rusak.

"Banyak jaringan pipa yang rusak akibat hal tersebut. Ada pipa yang patah atau bocor karena terkena pembangunan proyek pemasangan u-dith," lanjutnya.

Kendati demikian perumda Delta Tirta Sidoarjo tetap optimis di tahun 2025 tingkat kehilangan air dapat ditekan menjadi 28 persen. Hal tersebut sesuai dengan rencana bisnis yang telah disepakati.

Tentu untuk merealisasikannya butuh program perbaikan yang lebih matang. Agar kebocoran terus bisa ditekan sehingga angka kehilangan air menjadi kecil. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved