Berita Kediri Hari Ini
OJK Kediri Perketat Langkah Pencegahan dan Penindakan Judi Online
Kepala Kantor OJK Kediri, Ismirani Saputri, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memberantas perjudian online melalui berbagai langkah
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan terhadap aktivitas judi online yang semakin marak di Indonesia, termasuk di wilayah Kediri.
Kepala Kantor OJK Kediri, Ismirani Saputri, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memberantas perjudian online melalui berbagai langkah nyata.
"OJK menjadi bagian dari Satgas Pemberantasan Judi Online di Indonesia. Dalam Satgas ini, OJK berperan aktif di bidang pencegahan dan penindakan terhadap aktivitas yang dicurigai mengarah pada perjudian online," kata Ismirani Saputri kepada SURYAMALANG.COM, Senin (16/12/2024) malam.
Menurutnya, maraknya kasus judi online menimbulkan dampak negatif yang signifikan, baik secara ekonomi maupun sosial. OJK Kediri pun telah mengambil langkah serius dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya judi online.
"Kami aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dampak buruk judi online. Harapannya, kesadaran masyarakat bisa meningkat sehingga tidak tergiur untuk terlibat dalam aktivitas ini," tambah Ismirani.
Selain langkah preventif, OJK juga melakukan penindakan tegas. Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah mengajukan perintah pemblokiran terhadap rekening-rekening yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Hingga 14 November 2024, OJK telah menutup lebih dari 10.000 rekening yang diduga digunakan untuk aktivitas tersebut.
"Ini adalah bentuk tindakan nyata kami dalam memberantas judi online agar tidak semakin meluas. Jika ada rekening yang terindikasi, kami akan langsung mengajukan pemblokiran ke pihak bank," tegasnya.
Namun, langkah ini tidak jarang menimbulkan reaksi dari masyarakat. Ismirani menyebutkan, setidaknya ada lima pengaduan ke OJK Kediri dari pemilik rekening yang merasa rekeningnya ditutup secara tiba-tiba.
"Sampai saat ini, sudah ada lima orang yang melapor ke OJK Kediri karena rekening mereka ditutup tanpa pemberitahuan. Namun setelah dicek, rekening-rekening tersebut ternyata terindikasi terlibat dalam judi online," jelasnya.
Lebih lanjut, Ismirani menegaskan bahwa OJK tidak segan-segan mengambil tindakan tegas. Jika rekening terbukti terlibat dalam judi online, maka penutupan rekening bisa dilakukan secara permanen.
"Kami benar-benar mengetati pengawasan ini. Jika terbukti ada indikasi kuat rekening digunakan untuk judi online, maka rekening tersebut akan ditutup seumur hidup. Membuka kembali rekening tersebut akan sangat sulit karena pemilik rekening harus membuktikan dirinya tidak terlibat," tambahnya.
Menurut Ismirani, penindakan ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi masyarakat dari dampak negatif perjudian online.
"OJK berharap langkah ini bisa memberikan efek jera dan mendorong masyarakat untuk menjauhi judi online. Kami tidak hanya menindak, tapi juga terus mengedukasi agar masyarakat memahami dampak buruknya," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ismirani juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan rekening bank dan menghindari segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berpotensi menjerumuskan ke perjudian online.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih sadar dan waspada terhadap bahaya judi online. Dampaknya sangat merugikan, baik secara pribadi maupun bagi keluarga," tutupnya.
Dengan upaya simultan antara edukasi dan penindakan, OJK berharap masyarakat Kediri khususnya dapat terhindar dari jerat judi online yang semakin mengkhawatirkan.
KRONOLOGI Kebakaran di Purwoasri Kediri, Lansia Meninggal Dunia dengan Luka Bakar 100 Persen |
![]() |
---|
Area Sekolah SDN 2 Ngampel Kota Kediri Ambrol, Akibat Plengsengan Tergerus Arus Sungai |
![]() |
---|
Ada 17 Terpidana Mati di Jawa Timur Belum Dieksekusi, Ini Penjelasan Kejati Jatim |
![]() |
---|
Pameran Arca Situs Tondowongso Jadi Tanda Kembalinya 14 Peninggalan Bersejarah di Kediri |
![]() |
---|
Percobaan Melepas Nyawa Sendiri Satu Keluarga di Ngancar Kediri Diduga Akibat Terlilit Utang Pinjol |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.