LIPSUS Jual Beli Mobil Bekas Malang Raya

Cari Mobil Bekas di Malang, Harga di Bawah Rp 100 Juta Paling Diminati

Konsumen paling banyak mencari mobil bekas seven seater jelang bulan Ramadan dan Lebaran 2025.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/PURWANTO
PERAWATAN MOBIL - Karyawan melakukan perawatan mobil di showroom mobil second Auto99mobil, Kota Malang, Jumat (31/1). Sejumlah pengusaha jual-beli mobil bekas menambah stok mobil jelang Ramadan 2025. 

SURAMALANG.COM, MALANG - Tren penjualan mobil bekas diprediksi akan melonjak drastis pada awal tahun ini. Konsumen paling banyak mencari mobil bekas seven seater jelang bulan Ramadan dan Lebaran 2025.

Sejumlah showroom mobil bekas di Malang Raya mulai kebanjiran permintaan mobil seven seater, mulai dari Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Panther, Kijang, dan beragam jenis mobil lainnya.

Mobil seater merupakan mobil yang diperuntukkan sebagai mobil keluarga. Selain mampu memuat banyak penumpang, mobil ini juga andal di segala medan.

Pemilik Agung Abadi Motor, Ilham mengatakan permintaan mobil seven seater harga Rp 100 juta ke bawah cukup tinggi. Mayoritas konsumen mencari mobil keluaran sebelum tahun 2012, baik Toyota Avanza, Toyota Innova, sampai mobil Kijang.

"Akhir-akhir ini seven seater masih menjadi primadona. Pokoknya mobil yang harganya di bawah Rp 100 juta. Kalau penjualan mobil yang harga di atas Rp 150 juta agak macet," kata Ilham kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (1/2).

Mobil city car juga banyak dicari oleh konsumen, mulai dari Honda Brio, Toyota Agya, Toyota Yaris, sampai Karimun. Namun, saat ini pemilik showroom mobil bekas cukup kesulitan mencari stok mobil bekas, terutama mobil jenis seven seater maupun city car.

"Stok kami memang masih banyak. Tapi kalau kami mau ambil, stoknya cukup sulit. Meskipun ada, harganya tidak murah," tambahnya.

Saat ini penjualan mobil bekas sedang kembang-kempis. Bahkan Ilham sempat ngedrop ketika Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berlangsung. Ilham hanya mampu menjual satu sampai dua mobil bekas saja dalam sebulan.

Penjualan mobil bekas mulai naik menjelang akhir tahun 2024. Sekarang Ilham bisa menjual sampai tujuh mobil dalam sebulan.

"Penjualan meningkat sejak November sampai Desember lalu. Mungkin jumlahnya akan terus naik sampai Lebaran nanti. Biasanya banyak orang yang mencari mobil jelang Lebaran," ujarnya.

Pengusaha jual-beli mobil bekas mulai menaikkan stok jelang Ramadan 2025. Geliat jual-beli mobil bekas diprediksi meningkat sehingga pengusaha mulai meningkatkan stok.

Pemilik Auto99mobil, Fauzi Romadon menargetkan bisa mengumpulkan stok sampai 40 unit mobil bekas. Saat ini Fauzi telah mengumpulkan 20 mobil bekas.

Fauzi memamerkan berbagai macam jenis mobil bekas di Auto99mobil yang berada di Jalan Simpang Sulfat Selatan. Fuazi optimistis penjualan mobil bekas pada tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu.

"Penjualan mobil bekas pada tahun kemarin kurang signifikan. Kalau tahun ini sepertinya ada kenaikan. Sebelum Ramadan, kami akan tambah stok. Saat ini harga mobil bekas naik karena efek dari harga mobil baru yang juga naik," ujar Fauzi, Jumat (31/1).

Tahun ini Fauzi mengumpulkan stok mobil kaegori fast moving, seperti Avanza, Xenia, Zigra, dan Calya. Menurutnya, biasanya orang-orang ingin segala sesuatunya terlihat baru saat Lebaran. Stok-stok kendaraan tersebut bisa menjadi pilihan untuk orang-orang yang hendak membeli mobil bekas.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved