Jadwal Libur Pelajar di Ramadan 2025 Sudah Keluar, Tidak Sebulan, Ini Pendapat Pakar dari UB Malang
Jadwal Libur Pelajar di Ramadan 2025 Sudah Keluar, Tidak Sebulan, Ini Pendapat Pakar dari UB Malang
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pada Bulan Ramadan 2025, pelajar tidak libur selama sebulan full. Namun, jadwal libur saat Ramadan diawali dengan libur sekitar seminggu.
Yaitu pada tanggal 27, 28 Februari, 3, 4 dan 5 Maret 2025. Sedang kegiatan efektif di sekolah selama Ramadan pada 6 Maret sampai 25 Maret 2025.
Kemudian dilanjutkan libur Hari Raya Idul Fitri mulai 26 Maret sampai 8 April 2025.
Pengamat pendidikan Universitas Brawijaya (UB) Malang, Aulia Luqman Aziz menjelaskan, pemerintah sudah membuat kebijakan yang baik terkait misal pengurangan jam belajar saat Ramadan.
"Kebijakan yang sudah berjalan sebelumnya sudah baik dan cocok dengan situasi Ramadan."
"Kalau bicara kontennya, tetap saja diisi dengan pembelajaran seperti biasa saja," kata Luqman kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (11/2/2025).
Sebab Ramadan bukan alasan untuk tidak belajar sama sekali, masih ada kurikulum yang juga perlu dituntaskan di sekolah.
"Kalau Ramadan diisi liburan penuh, pasti mengangkatnya usai libur Lebaran, menjadi semangat butuh effort bagi guru dan siswanya," jelas dia.
Sehingga libur di awal Ramadan, lalu kegiatan pembelajaran biasa dengan pengurangan jam Mapel, sudah baik.
"Kalau libur terlalu lama, apa yang dipelajari setelah Lebaran pasti lupa. Anak-anak jadi malas-malasan."
"Dan guru perlu effortnya lebih besar lagi untuk angkat spiritnya anak-anak," jawabnya.
Di sela pembelajaran jika ada inisiatif sekolah dengan diselingi peningkatkan spiritual juga bagus.
Misalkan salat berjamaah saat dzuhur dan diberi kultum 15 menit.
Setelah itu kembali ke kelas. Ia juga berpendapat, adanya pondok Ramadhan juga program baik.
"Saya kira itu perlu karena Ramadhan bulan ibadah, vibesnya ibadah. Di Ramadan kalau mau ibadah gampang dibandingkan bulan lain."
"Tinggal pengaturan waktunya kapan. Jadi, tidak perlu diubah lagi apa yang sudah bagus," sebutnya.
Jika sekolah membuat kegiatan saat Ramadan, hal itu menjadi kewenangan lembaga pendidikan.
Misalkan dalam Pondok Ramadan diisi juga kegiatan salat tarawih bersama juga dipandangnya baik.
Ia yakin orang tua juga akan senang jika aktivitas anak mereka selama Ramadan selalu ada.
| PECAH! 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang, Kaka Sapa Arek Ngalam Pakai Bahasa Walikan |
|
|---|
| Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Senin 20 April 2026: Dominasi Berawan dan Udara Kabur |
|
|---|
| Selepas Ujikom, Dua dari Sembilan Kepala Dinas Pemkab Malang Bakal Digeser |
|
|---|
| Pemkot Malang Pantau Sembako Terkait Potensi Kenaikan Harga, Belum Ada Langkah Intervensi |
|
|---|
| DPRD Dorong Pemkot Malang Lobi Pemerintah Pusat, Tekan Dampak Kenaikan Harga Sembako |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Dosen-Universitas-Brawijaya-UB-Malang-Aulia-Luqman-Aziz-SS-SPd-MPd-Selasa.jpg)