Lebaran 2025

Camilan Hampers Lebaran, Pie Susu dengan Karakter Warna-Warni Bisa jadi Pilihan

 Pie susu yang punya rasa manis dan teksturnya yang unik dinilainya cocok sebagai isian hampers Lebaran 2025. 

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Nurika
HAMPERS LEBARAN - Stefani saat membuat kue pie susu karakter varian hampers lebaran 2025 di rumah produksi Jalan Kutai II Surabaya. Ia menyebut pesanan hampers sudah berdatangan meski belum memasuki masa puncak. 

Laporan : Nurika

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pie susu yang dipermanis dengan karakter warna-warni menjadi salah satu pilihan isian hampers lebaran yang menarik.

Stefani Suryaniati, salah satu produsen kue di Surabaya menawarkan Pie susu dengan toping karakter untuk paket hampers di Lebaran tahun ini.

 Pie susu yang punya rasa manis dan teksturnya yang unik dinilainya cocok sebagai isian hampers Lebaran 2025

Pilihan kue ini dipermanis dengan karakter warna-warni menggunakan pondant.

“Ramadan tahun ini bikin beda, pie susu tapi pie susunya yang tebal kayak egg tart. Saya buat ada karakternya,” ujar Stefani Suryaniati ditemui di rumahnya Kutai II Surabaya, Kamis (20/3/2025).

Setiap tahun Stefani mengeluarkan ide-ide hampers.

Mulai dari aneka kue kering, popsicle cake, dan yang tak pernah absen adalah spikoe.

Untuk pie susu, ia mengawalinya dengan membuat kulit pie. Bahan yang digunakan ada tepung, gula halus, mentega, dan telur.

Setelah dimasukan cetakan, bahan dioven selama sekitar 40 menit. Lalu, mengisi bagian pie dengan campuran susu, gula, vanili dan maizena.

“Prosesnya sampai jadi paling 75 menitan, karena kan nunggu dinginnya juga. Ini bisa tahan tiga empat harian,” ungkapnya.

Setelah kue pie dingin suhu ruang, Stefani menyiapkan bahan untuk membuat karakter.

Tangan kreatif Stefani mulai membentuk pondant warna-warni.

Ada bentuk bedug, masjid, ketupat, perempuan berjilbab dan laki-laki. Semua karakter berkaitan dengan lebaran.

Sebanyak enam karakter dibuat untuk melengkapi isian kue dalam box hampers.

Tak butuh waktu lama bagi perempuan yang telah menggeluti dunia baking sejak tahun 2010.

“Kalau yang begini enggak ngikutin musim, pengen bikin buat pilihan, tapi Ramadan selalu ada spikoe,” ujarnya.

Terkait pesanan hampers, Stefani mengaku masih belum memasuki puncak musim. Namun pesanan terus datang.

Ia menilai di minggu kedua Ramadan ini pesanan tidak seramai waktu serupa di tahun lalu. 

Ia memprediksi puncak musim pesanan akan datang pada pekan depan atau pekan terakhir lebaran.

Kerab kali pesanan kue hampers datang dari Surabaya sekitarnya hingga pengiriman ke Jakarta.

“Pesanan hampers lumayan tapi belum terlalu rame. Enggak kayak tahun sebelumnya tapi sudah mulai (pesanan) masuk,” ujarnya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved