Tipu Daya Dokter Kandungan di Garut Saat Lecehkan Pasien, Ajak Ke Kosan Saat Mau Bayar Suntik Vaksin

Terungkap tipu daya M Syafril Firdaus dokter kandungan di Garut saat lecehkan korbannya. Ajak [asien ke kosan saat mau bayar biaya suntik vaksin.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Kolase SURYAMALANG.COM/Istimewa
DOKTER CABUL GARUT - Potret M Syafril Firdaus dokte rkadnungan Garut yang viral lecehkan pasiennya. Pakai modus ajak pasien ke kosan saat mau bayar biaya sutnik vaksin. 

 Korban berhasil melawan dengan menendang pelaku hingga akhirnya berhasil melarikan diri.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi, dan polisi telah memeriksa 10 orang saksi, termasuk korban, kedua orang tua korban, serta tenaga medis yang berkaitan.

Atas perbuatannya, MSF dijerat dengan Pasal 6 huruf b dan/atau c Jo Pasal 15 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. 

"Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan/atau denda hingga Rp300 juta," ungkapnya.

Kapolres Garut AKBP Fajar M Gemilang mengatakan terkait video CCTV viral MSF di ruang kerjanya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman.

"Korban yang ada di dalam video tersebut sudah kami ketahui, identitasnya. Kami sudah dorong untuk melapor tapi korban menyampaikan akan berkonsultasi dulu dengan keluarganya," ucapnya.

Ia menuturkan bahwa pihaknya saat ini menghormati keputusan korban dalam video tersebut apakah nanti akan melapor atau tidak.

"Korban akan menjadi permasalahan pribadinya jika dibawa ke publik, kami menyadari itu sehingga kami tidak serta merta membawa korban ke ranah proses penyidikan," ungkapnya.

Emosi Suami Tonjok Dokter Kandungan Garut Istrinya Dilecehkan

Emosi suami pasien tonjok dokter kandungan di Garut diceritakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

PPPA yang mengetahui dugaan pelecehan ini sebelum viral, menceritakan oknum dokter memang benar sudah berdamai dengan korban. 

Kendati begitu, hadiah bogem sempat dilayangkan suami pasien terhadap oknum dokter bernama Muhammad Syafril Firdaus alias MSF tersebut. 

Menurut Kementerian PPPA, kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syafril telah terjadi sejak tahun 2024.

Syafril diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap pasiennya saat melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG). 

Tindakan tersebut bahkan terekam dalam kamera pengawas di ruang praktik dan video-nya menjadi viral di media sosial.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved