Marak Pelecehan Dokter kepada Pasien, Pakar Kesehatan UB Malang Sebut Pentingnya SOP Medis dan Etika
Marak Pelecehan Dokter kepada Pasien, Pakar Kesehatan UB Malang Sebut Pentingnya SOP Medis dan Etika
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Maraknya kasus pelecehan seksual oleh dokter terhadap pasien baru-baru ini menyita perhatian banyak pihak.
Seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang, Dr Wisnu Barlianto MSi Med SpA(K), Senin (21/4/2025).
Pria yang juga dokter spesialis anak ini cukup menyayangkan kejadian tersebut.
Menurutnya, SOP medis di rumah sakit perlu ditingkatkan, meskipun sistemnya sudah ada.
Namun tantangan terbesar ialah konsistensi pelaksanaan di lapangan.
"Contohnya, dalam prosedur sensitif, dokter seharusnya didampingi perawat, terutama jika pasien adalah perempuan."
"Ini untuk mencegah terjadinya fitnah ataupun pelanggaran etik," ucapnya.
Selain itu, dalam melayani pasien, harus ada dokter yang menjadi penanggung jawab untuk pasien.
Seandainya terjadi hal-hal yang sifatnya darurat, biasanya perawat dapat memanggil dokter yang sedang berjaga.
"Pada dasarnya dokter jaga itu memiliki tanggung jawab untuk pasien-pasien yang ada di IGD atau pun yang ada di ruangan."
"Terutama pada kondisi-kondisi tertentu misalnya ada kegawatan atau ada masalah yang tidak bisa ditangani oleh perawat di ruangan," ujarnya.
Terkait dengan maraknya kasus pelecehan seksual oleh dokter ini, Dr Wisnu juga meminta masyarakat untuk tidak perlu resah terkait kejadian tersebut.
Dia meyakini, ketika dokter sudah selesai menjalankan sumpah akan memilih jalan yang terbaik kepada pasiennya.
Hanya saja, kasus pelecehan seksual yang marak terjadi ini dilakukan oleh dokter yang telah melanggar SOP medis dan etika dokter.
"Sebenarnya SOP di rumah sakit sudah ada."
| Alasan Kick-Off Big Match Persib Bandung Vs Arema FC di GBLA Berubah Jadi Sore Hari |
|
|---|
| Cara Pakai Voucher Parkir Surabaya Beli di Indomaret dan Alfamart, Nontunai Berlaku April |
|
|---|
| Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup Total untuk Roda 4 dan Roda 2 Matic, Serta Dihapus dari Google Maps |
|
|---|
| Kader Partai NasDem Malang Raya Tuntut Permintaan Maaf dari Majalah Tempo |
|
|---|
| DPRD Tekankan Penegakan Perda untuk Kejar Target Ruang Terbuka Hijau Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Dekan-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Brawijaya-UB-Malang-Dr-Wisnu-Barlianto.jpg)