Buka Tutup Jalur Depan Pasar Klojen untuk Atasi Macet, Pemkot Malang juga Akan Atur Parkir

Dikatakan Wahyu, banyak keinginan dari para pedagang agar parkir diatur. Pun orang yang datang juga memiliki harapan sama.

|
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/BENNI INDO
PARKIR PASAR KLOJEN - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meninjau lokasi parkir di Pasar Klojen, Rabu (23/4/2025). Dinas Perhubungan akan memberlakukan buka tutup jalur untuk mengurai kemacetan dampak dari parkir di kawasan Pasar Klojen saat akhir pekan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Penataan parkir dan arus lalu lintas di kawasan Pasar Klojen mulai jadi perhatian Pemkot  Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan akan memberlakukan buka tutup jalur untuk mengurai kemacetan dampak dari parkir di kawasan Pasar Klojen saat akhir pekan. 

Hal itu ia katakan untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di kawasan Pasar Klojen

Saat mengunjungi Pasar Klojen, Rabu (23/4/2025), Wahyu mengatakan dirinya telah berulang kali datang ke Pasar Klojen untuk melihat langsung kemacetan yang terjadi.

Rencana buka tutup itu juga akan diikuti dengan pengaturan lalu lintas.

"Warga sudah meminta ke Pemkot Malang untuk dikaji. Pertama, Jumat, Sabtu, da Minggu di depan Pasar Klojen ini, nanti kami akan tutup mulai pukul 6:00 hingga pukul 10:00. Pergerakannya akan kami atur. Kami tutup jadi satu jalur semuanya," ujarnya, Rabu (23/4/2025).

Dikatakan Wahyu, banyak keinginan dari para pedagang agar parkir diatur. Pun orang yang datang juga memiliki harapan sama.

Wahyu berharap penerapan kebijakan nanti bisa mengatasi persoalan yang dikeluhkan.

"Kami berharap kemanfaatan ini bisa maksimal untuk pedagang atau orang yang datang. Terutama mereka yang datang ke sini. Pasarnya sudah maju, segala macam, fasilitasi sudah terlengkapi, ada keluhan dari pedagang dan orang yang datang, seperti dengan parkir dan macam-macam," kata Wahyu.

Ketika kondisi Pasar Klojen berubah, semakin banyak jajanan dan makanan yang digemari golongan muda, keramaian mulai terjadi.

Keramaian ini mengundang banyak orang untuk datang. 

Mereka datang menggunakan kendaraan.

Saat ini, kendaraan yang diparkir menggunakan tepi jalan di depan Pasar Klojen.

Beberapa kendaraan roda empat bahkan harus berhenti di tengah jalan ketika menurunkan penumpang atau barang.

Kendaraan roda empat tidak bisa mengambil tepi jalan karena sudah penuh oleh parkiran.

Ketika ada kendaraan roda empat yang berhenti di tengah jalan, akan terjadi antrean di belakangnya.

Tidak jarang terdengar suara bel kendaraan dari belakang yang berulang kali.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widajaj Saleh Putra mengatakan, salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah mengalihkan kendaraan parkir ke Jl Dr. Sutomo.

Parkir di area pasar masih memanfaatkan bahu jalan di kiri dan kanan, namun tetap tidak mampu menampung kendaraan. 

"Kami berharap pengunjung bersedia berjalan kaki dari tempat parkir yang tersedia, seperti di Jalan Dr. Sutomo," ujar Jaya .

Umi Kulsum, seorang pedagang di Pasar Klojen mengeluhkan hal serupa.

Parkiran yang tidak ramah dinilai telah membuat orang enggan datang ke pasar.

Dia telah sering mendengar keluhan mengenai kondisi parkir yang berdampak pada kemacetan.

"Parkir itu harus ditata agar tidak macet. Sering saya dengar orang enggan ke pasar karena sulit parkir dan macet," ujarnya.

Menurut Umi, saat ini pasar sudah mulai ramai. Sejumlah kegiatan juga sering diselenggarakan.

Oleh karena itu, perlu ada perhatian serius terhadap layanan konsumen yang mulai banyak datang ke Pasar Klojen. (Benni Indo)

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved