Perampokan di Kota Probolinggo, 4 Kawanan Perampok Menjarah dan Sabetkan Celurit pada Korban

Pelaku perampokan yang berjumlah 4 orang itu berhasil menggondol sepeda motor korban serta beberapa barang berharga lainnya.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/AHSAN FARADISI
PERAMPOKAN : Rumah Korban, warga Kota Probolinggo yang disatroni kawanan perampok, pada Sabtu (31/5/2025) dinihari. Sepeda motor dan barang berharga lainnya dibawa kabur dan pemilik rumah mengalami luka bacok. 

Laporan: Ahsan Faradisi

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO  - Rumah warga di jalan Srikaya, Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo disatroni perampok pada Sabtu (31/5/2025) dinihari. 

Perampokan itu terjadi sekitar pukul 1.30 WIB.

Dari rumah milik Muhammad Tholib (39), pelaku yang berjumlah 4 orang itu berhasil menggondol sepeda motor korban serta beberapa barang berharga lainnya.

Tak hanya itu, kawanan perampok ini juga membacok korban yang saat itu sedang tidur di teras rumahnya.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit setelah para pelaku pergi.

Sepupu korban, Yanto mengatakan, jika saat tidur di teras rumahnya, korban bangun saat didatangi 4 perampok.

Dirinya mengetahui perampokan itu saat korban berteriak setelah mengalami luka bacok akibat senjata tajam jenis celurit. 

"Sepupu saya atau korban ini mengalami luka bacokan celurit di bagian tangan kiri, kepala serta wajahnya yang kemudian langsung dibawa ke rumah sakit," kata Yanto.

Selain mendapat luka bacok, menurut Yanto, para pelaku yang sebelumnya datang dari arah timur  itu juga membawa kabur sepeda motor dan barang berharga milik korban.

"Kalau kata anak korban yang mendengar ada suara kegaduhan tapi tidak berani keluar, pelaku ini masuk secara bergantian dan mengancam sambil nanyak barang berharga," ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Zainal Arifin mengatakan, jika saat ini perampokan itu sudah dalam penanganannya dan masih proses penyelidikan. 

"Benar, kejadiannya dinihari dan yang diambil para pelaku sepeda motor dan beberapa barang berharga lainnya. Masih dalam proses penyelidikan," ungkap Iptu Zainal.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved