Jumat, 5 Juni 2026

Hendak Disembelih, Kepala Kambing di Bangkalan Madura Mendadak Terjepit Pagar Tembok Rumah

Hendak Disembelih, Kepala Kambing di Bangkalan Mendadak Terjepit Pagar Tembok Rumah Shohibul Kurban

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Faisol
TERJEPIT PAGAR - Detik-detik penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1446 Hijriyah mendadak terkendala setelah seekor kambing yang hendak disembelih kepalanya ditemukan terjebak di antara jeruji pagar tembok rumah Shohibul Qurban, H Abdurrahman, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (6/6/2025). 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Perilaku seekor kambing memantik kepanikan panitia sembelih hewan kurban Idul Adha 1446 Hijriyah di Kampung Jaddih Utara I, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (6/6/2025).

Itu setelah satu dari tiga ekor kambing, kepalanya terlihat nongol atau terjepit di sela ruji pagar tembok pagar rumah ketika hendak disembelih.

Awalnya, suara khas mengembik dari seekor kambing dianggap warga sebagai angin lalu.

Namun setelah suara mengembik semakin lirih karena terdengar secara berulang layaknya suara ‘meminta tolong’, sejumlah pria bergegas menuju rumah Shohibul Kurban, H Abdurrahman.  

Di situlah warga mendadak mulai panik. Tubuh kambing berada di dalam pagar, sementara bagian kepala berada di luar pagar.

Entah bagaimana awalnya kepala kambing itu bisa masuk di antara jeruji pagar yang jarak rentangnya hanya selebar ukuran leher kambing.  

Keanehan itu tergambar ketika tiga orang pria tampak kesulitan ketika berupaya mengeluarkan kepala kambing yang ukurannya lebih besar dari celah di antara jeruji pagar tembok.

Sementara peralatan sembelih seperti sejumlah pisau tajam termasuk perlengkapan seperti beberapa utas tampar telah siap sedia.

Dalam video yang dibagikan kepada SURYAMALANG.COM, terdengar suara pria ‘Ini embik (kambing) nya tekepek (terjepit), citak (kepala) nya keluar tetapi mundur tidak bisa’. Kondisi itu ditimpali pria lainnya dengan kalimat bercanda, ‘langsung disembelih begitu saja, tidak apa-apa. Lumayan ada yang pegangi’.  

Seorang panitia sembelih hewan kurban, Hosen (46), mengungkapkan, kambing itu memang sepertinya mau keluar dari arena penyembelihan ketika hendak disembelih.

Beruntung meski agresif, kambing itu tampak jinak dan terkesan pasrah ketika kepalanya tidak bisa keluar dari jeruji pagar tembok rumah Sohibul Kurban.

“Cuma kata orang kambingnya stress atau frustasi, sekarang sudah baikan. Sepertinya kambing itu mau cari makan, dikira di luar ada makanan kepala keluar."

"Berhubung dari pihak anggota panitia memantau, akhirnya alhamdulilah terselamatkan. Evakuasi kira-kira membutuhkan waktu sekitar dua menit hingga tiga menit, alhamdulilah kambing masih aman,” singkat Hosen.

Proses penyembelihan tiga ekor kambing itu memakan waktu tidak lebih dari satu jam. Setelah dikuliti, daging kambing dicacah atau dipotong-potong menjadi beberapa bagian yang lebih untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.  

“Kurang lebih tiga ekor kambing ini kami siapkan menjadi 100 paket daging yang akan dibagikan, alhamdulillah ini sudah siap dibagikan,” ungkap Ketua Panitia Sembelih Hewan Kurban, H Asnan Wijaya. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved