Hendak Disembelih, Kepala Kambing di Bangkalan Madura Mendadak Terjepit Pagar Tembok Rumah
Hendak Disembelih, Kepala Kambing di Bangkalan Mendadak Terjepit Pagar Tembok Rumah Shohibul Kurban
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Perilaku seekor kambing memantik kepanikan panitia sembelih hewan kurban Idul Adha 1446 Hijriyah di Kampung Jaddih Utara I, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (6/6/2025).
Itu setelah satu dari tiga ekor kambing, kepalanya terlihat nongol atau terjepit di sela ruji pagar tembok pagar rumah ketika hendak disembelih.
Awalnya, suara khas mengembik dari seekor kambing dianggap warga sebagai angin lalu.
Namun setelah suara mengembik semakin lirih karena terdengar secara berulang layaknya suara ‘meminta tolong’, sejumlah pria bergegas menuju rumah Shohibul Kurban, H Abdurrahman.
Di situlah warga mendadak mulai panik. Tubuh kambing berada di dalam pagar, sementara bagian kepala berada di luar pagar.
Entah bagaimana awalnya kepala kambing itu bisa masuk di antara jeruji pagar yang jarak rentangnya hanya selebar ukuran leher kambing.
Keanehan itu tergambar ketika tiga orang pria tampak kesulitan ketika berupaya mengeluarkan kepala kambing yang ukurannya lebih besar dari celah di antara jeruji pagar tembok.
Sementara peralatan sembelih seperti sejumlah pisau tajam termasuk perlengkapan seperti beberapa utas tampar telah siap sedia.
Dalam video yang dibagikan kepada SURYAMALANG.COM, terdengar suara pria ‘Ini embik (kambing) nya tekepek (terjepit), citak (kepala) nya keluar tetapi mundur tidak bisa’. Kondisi itu ditimpali pria lainnya dengan kalimat bercanda, ‘langsung disembelih begitu saja, tidak apa-apa. Lumayan ada yang pegangi’.
Seorang panitia sembelih hewan kurban, Hosen (46), mengungkapkan, kambing itu memang sepertinya mau keluar dari arena penyembelihan ketika hendak disembelih.
Beruntung meski agresif, kambing itu tampak jinak dan terkesan pasrah ketika kepalanya tidak bisa keluar dari jeruji pagar tembok rumah Sohibul Kurban.
“Cuma kata orang kambingnya stress atau frustasi, sekarang sudah baikan. Sepertinya kambing itu mau cari makan, dikira di luar ada makanan kepala keluar."
"Berhubung dari pihak anggota panitia memantau, akhirnya alhamdulilah terselamatkan. Evakuasi kira-kira membutuhkan waktu sekitar dua menit hingga tiga menit, alhamdulilah kambing masih aman,” singkat Hosen.
Proses penyembelihan tiga ekor kambing itu memakan waktu tidak lebih dari satu jam. Setelah dikuliti, daging kambing dicacah atau dipotong-potong menjadi beberapa bagian yang lebih untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.
“Kurang lebih tiga ekor kambing ini kami siapkan menjadi 100 paket daging yang akan dibagikan, alhamdulillah ini sudah siap dibagikan,” ungkap Ketua Panitia Sembelih Hewan Kurban, H Asnan Wijaya.
| Warga Ponorogo yang Ditahan Militer Israel Akhirnya Bebas, Keluarga Herman Budianto Mengaku Plong |
|
|---|
| Geger Kabar Mahasiswi Dipukul Begal di Dekat SDN Pancoran 3 Bondowoso, Polisi Langsung Cek Lokasi |
|
|---|
| Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Jumat 22 Mei 2026: Udara Kabur dan Kabut, Hujan di Beberapa Titik |
|
|---|
| Berita Arema FC Hari Ini Populer: Full Team, Walisson Maia Kantongi Kunci Redam Sayap Cepat PSIM |
|
|---|
| Dipanggil Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026, Neymar Malah Diserang Cedera Betis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kambing-hendak-disembelih-kepalanya-terjebak-pagar-tembok-rumah-bangkalan.jpg)