Temuan Arca Tanpa Kepala Kediri
Kejadian Janggal Saat Penemuan Arca di Kediri, Sopir Traktor Sakit Hingga Sosok Berbadan Tinggi
Erfan (27) sopir traktor, usai kejadian traktornya tersandung arca pada Selasa (17/6/2025), ia justru jatuh sakit selama tiga hari.
Laporan : Isya Anshori
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Di balik penemuan arca purbakala di Dusun Tondowongso Desa Gayam Kecamatan Gurah terselip kisah dan kejadian-kejadian janggal yang menarik perhatian.
Tarmuji (63) penjaga warung yang berjualan gorengan tak jauh dari lokasi menjadi salah satu warga pertama yang menyaksikan arca itu ditemukan.
Baca juga: Temuan Arca Catur Muka di Gurah Kediri, Disparbud Libatkan BPK untuk Identifikasi
Warung kecil milik Tarmuji hanya berjarak sekitar 10 meter dari titik penemuan.
Dia sehari - haji berjualan gorengan dan es tebu untuk warga sekitar sejak 1980 silam.
Bersama sang istri, ia menyaksikan langsung proses penggalian tanah untuk ladang tebu yang pada akhirnya mengungkap keberadaan sebuah batu besar hingga belakangan diketahui sebagai arca.
"Awalnya arca ini tidak langsung kelihatan jelas. Batu itu tersandung bajak traktor saat lahan dibajak hari Selasa (17/6/2025). Tapi baru benar-benar diperiksa hari Jumat (20/6/2025) kemarin sekitar pukul 15.15 WIB," cerita Tarmuji saat ditemui, Sabtu (21/6/2025).
Adalah Erfan (27) sopir traktor asal Desa Adan-Adan yang pertama kali menyadari keanehan batu tersebut.
Usai kejadian pada Selasa, ia justru jatuh sakit selama tiga hari.

Anehnya, selama sakit, pikirannya terus-menerus tertuju pada batu yang sempat ia bajak.
"Katanya dia demam dan kepalanya panas, pikirannya nggak tenang. Makanya pas sudah agak baikan, dia balik lagi ke sini buat periksa batu itu," tutur Tarmuji.
Benar saja, setelah dibantu warga sekitar, batu besar itu dibersihkan dan bentuknya menyerupai arca yang tengah duduk bersila.
Kepala arca tampak patah sebagian, tapi posisi wajah yang menghadap ke kiri masih terlihat jelas.
Menariknya, malam setelah penemuan itu, Erfan kembali datang ke lokasi dengan membawa bunga, dupa, dan sesaji.
Dia mengaku datang untuk minta maaf karena tanpa sengaja membajak dan menyandung arca tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.