Roy Suryo Abaikan Undangan Polisi Soal Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadiri Konpres Pemakzulan Gibran

Beraninya pakar telematika Roy Suryo abaikan undangan polisi terkait kasus ijazah Jokowi. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Kolase SURYAMALANG.COM
IJAZAH JOKOWI - Roy Suryo (KIRI) tak hadiri undangan polisi untuk dimintai keterangan terkait ijazah palsu Jokowi (KANAN). 

SURYAMALANG.COM - Beraninya pakar telematika Roy Suryo abaikan undangan polisi terkait kasus ijazah Jokowi

Pemanggilan Roy Suryo oleh polisi ini untuk pemeriksaan tudingan ijazah palsu Jokowi yang selama ini digaungkan dirinya. 

Namun, Roy Suryo malah tak datang. 

Dirinya malah lebih memilih bergabung dengan cs nya untuk memberikan keterangan terkait dengan pemakzulan. Gibran Rakabuming.

Wakil Presiden RI tersebut memang terus didesak untuk mengundurkan diri atau diminta mundur.

Dan Roy Suryo begitu kukuh pada pendiriannya terkait pemakzulan Gibran Rakabuming. 

Sebelumnya Roy Suryo juga kukuh untuk mengungkap dugaan ijazah palsu Jokowi. Meskipun polisi menyatakan jika ijazah Jokowi asli.

Namun sejauh ini Roy Suryo dan kawan-kawan masih yakin Ijazah Jokowi palsu. Hal itu berdasarkan banyak alasan.

Ya, pakar telematika sekaligus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo memilih untuk menghadiri konferensi pers pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, alih-alih memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya, Rabu (2/7/2025).

"Hari ini kebetulan saya memang hadir di sini, tidak di Polda Metro Jaya. Karena apa? Saya, Dokter Rismon yang hari ini ada di Pasar Pramuka, kemudian Dokter Tifa yang hari ini lagi ada di tempat lain, kami siap 11 ribu triliun persen untuk hadir sebenarnya," ujar Roy Suryo saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Dia mengungkapkan bahwa ketidakhadirannya ke Polda Metro Jaya berdasarkan rekomendasi dari tim kuasa hukumnya.

Ia menyoroti status laporan yang menurutnya hanya bersifat undangan klarifikasi dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat (pro justicia).

"Tapi atas rekomendasi dari para kuasa hukum kami, karena apa? Satu, mereka-mereka yang lapor ini yang klarifikasi sekarang ini baru sifatnya undangan. Undangan klarifikasi tidak ada pro justicia-nya," tegasnya.

Baca juga: Profesi Widodo Dituduh jadi Otak Pembuatan Ijazah Jokowi Saat Maju Gubernur DKI, Bukan Percetakan

Selain itu, Roy Suryo juga meragukan kaitan langsung para pelapor dengan pihak yang dirugikan, dalam hal ini Presiden Joko Widodo.

"Dan mereka-mereka itu tidak terkait langsung dengan korban atau tidak terkait langsung dengan pelapor, yaitu tidak terkait dengan Jokowi," tambahnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved