Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Mengenal Kompol I Made Yogi Purusa Tersangka Pembunuhan Brigadir Nurhadi, Punya Harta Rp 1,1 M

Mengenal Kompol I Made Yogi Purusa Utama tersangka pembunuhan Brigadir Nurhadi yang hingga kini belum ditahan. Punya harta kekayaan capau Rp 1,1 M.

|
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram @polresta_mataram
KASUS KEMATIAN BRIGADIR NURHDI- Kompol I Made Yogi Purusa PS Kasubdit Paminal Bidpropam Polda NTB. sudah dipecat dari kepolisian atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sejak Selasa (27/5/2025). 

SURYAMALANG.COM, - Mengenal Kompol I Made Yogi Purusa Utama tersangka pembunuhan Brigadir Nurhadi yang hingga kini belum ditahan. 

Sebelum menjadi tersangka pembunuhan Brigadir Nurhadi, Kompol I Made Yogi Purusa diketahui menjabat sebagai mantan Kasatreskrim. 

Kini, diketahui jika total harta kekayaan Kompol I Made Yogi Purusa emncapai Rp 1,1 miliar. 

Diketahui, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, perwira polisi ditetapkan tersangka dalam kasus kematian anggotanya, Brigadir Nurhadi di Sebuah Villa Private kawasan Gili Trawangan.

Meski berstatus sebagai tersangka, Kompol I Made Yogi Purusa Utama hingga kini belum ditahan.

Kompol I Made Yogi Purusa PS Kasubdit Paminal Bidpropam Polda NTB. sudah dipeca
KASUS KEMATIAN BRIGADIR NURHDI- Kompol I Made Yogi Purusa PS Kasubdit Paminal Bidpropam Polda NTB. sudah dipecat dari kepolisian atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sejak Selasa (27/5/2025).

Saat ini, Kompol I Made Yogi Purusa sudah dipecat dari kepolisian atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sejak Selasa (27/5/2025).

Kompol Yogi merupakan pria kelahiran Jembrana, Bali. Ia tercatat sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2010.

Yogi merupakan Sarjana Ekonomi dari STIE Denpasar.

Ia juga merupakan lulusan Sarjana Ilmu Kepolisian PTIK pada 2017.

Melansir Tribunbatam.com, Kompol I Made Yogi Purusa dikenal memiliki karier yang moncer prestasi selama menjadi seorang polisi.

Selama Berdinas di Polda NTB, Kompol I Made Yogi sudah sering mengisi sejumlah jabatan Strategis.

Diantaranya Kasat Reskrim Polres Lombok Timur.

Selepas  dari Polres Lombok Timur, Ia kemudian di Mutasi menjadi Kasatresnarkoba Polresta Mataram.

Selama menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polresta Mataram, Yogi banyak mengungkap kasus besar. Diantaranya penangkapan kurir dan Bandar Narkoba 1,5 kilogram.

Baca juga: Alhamdulillah Sopir Bus Tak Perlu Kasih Uang Jupang Usai Viral TNI Dikeroyok di Terminal Arjosari

Kemudian setelah dua tahun menjabat sebagai Kasatresnarkoba, Yogi kemudian dipercaya kasat Reskrim Polresta Mataram.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved