Selasa, 28 April 2026

Pembunuhan Brigadir Nurhadi

'Jangan Begitu, Itu Cewek Abangmu' Misri Tegur Brigadir Nurhadi Pergoki Cium Melannie Putri di Kolam

'Jangan begitu, itu cewek abangmu', pengakuan Misri Puspitasari menegur Brigadir Muhammad Nurhadi ketika memeergoki sedang mencium Melannie Putri.

Editor: iksan fauzi
Tangkapan Layar
PEMBUNUHAN BRIGADIR NURHADI : Misir Puspitasrai (kiri) dan foto Brigadir Nurhadi semasa hidup. Misri sempat menegur Brigadir Nurhadi ketika memergoki sedang mencium cewek bawaan atasannya, Ipda Haris Chandra bernama Melannie Putri di kolam. 

Bahkan pada saat pemeriksaan 29 Juni 2025 lalu, perempuan asal Kota Jambi ini mengalami kesurupan.

"Puncak kondisi psikis M (Misri) yang tertekan terjadi pada malam itu, ketika M mengalami kerasukan. Ia kerasukan arwah seorang Brigadir MN dan mengungkapkan nama pelaku serta cara pembunuhannya," ungkap Yan Mangandar pada Tribun Lombok, Rabu (9/7/2025).

"Insiden serupa sebelumnya juga pernah dialami M di Banjarmasin setelah mengetahui dirinya ditetapkan sebagai tersangka," bebernya.

Peristiwa pembunuhan Brigadir Nurhadi terjadi ketika kelima orang itu sedang pesta di Villa Tekek Gili Trawangan.

Di sela pesta itu, mereka diduga mengkonsumsi narkoba jenis obat-obatan terlarang yang disediakan oleh mantan Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Yogi.

Selain itu, Misri juga membawa obat penenang yang dibeli di Bali.

Misri membeli obat menggunakan uang kiriman dari Kompol Yogi sebanyak Rp 2 Juta.

Sebelum Brigadir Nurhadi tewas, kelima orang ini sempat berenang di kolam vila dalam kondisi mabuk. 

Baca juga: Misri Puspitasari Ngaku Kerasukan Arwah Brigadir Nurhadi, Ceritakan Nama Pelaku dan Cara Pembunuhan

Saat semua mengalami kondisi kurang sadar, Misri melihat Brigadir Nurhadi mendekati hingga mencium Melanie Putri di atas kolam. 

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Syarif Hidayat mengatakan Brigadir Nurhadi diduga mengonsumsi obat penenang.

Setelah itu, Syarif menyebut Brigadir Nurhadi sempat mencoba merayu dan mendekati salah satu teman wanita tersangka, yakni Melannie Putri.

"Ada peristiwa almarhum (Brigadir Nurhadi) mencoba untuk merayu dan mendekati rekan wanita salah satu tersangka, itu ceritanya. Itu dibenarkan oleh saksi yang ada di TKP (tempat kejadian perkara)," ungkap Syarif saat konferensi pers di Mapolda NTB, Jumat (4/7/2025).

Sementara itu, Ketua tim kuasa hukum Kompol Yogi, Hijrat Prayitno mengatakan, kliennya yang mengangkat korban dari dasar kolam serta memberikan pertolongan pertama termasuk membawa ke klinik di Gili Trawangan.

"Berdasarkan keterangan klien kami, sudah berusaha menyelamatkan almarhum Brigadir Nurhadi dari dasar kolam," jelasnya, Senin (7/7/2025). 

Korban kemudian dievakuasi ke pinggir kolam sementara pihak hotel langsung menghubungi salah satu pusat kesehatan, untuk melakukan tindakan medis.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved