Info Malang

Kisah Qarina Mahasiswi UIN Malang 2 Kali Juara Paduan Suara Internasional, Dari Keluarga Sederhana

Mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Qarina Fitri Aulia menyambet dua prestasi tingkat internasional dalam kategori paduan suara.

Editor: iksan fauzi
Tangkapan layar IG
JUARA INTERNASIONAL : Mahasiswi UIN Malang, Qarina Fitri Aulia menunjukkan 2 penghargaan tingkat internasional yang diraihnya. Meski dari keluarga sederhana, Qarina mampu menunjukkan prestasi. 

SURYAMALANG.COM - Tak semua mimpi besar lahir dari keluarga berkecukupan, Qarina Fitri Aulia (21) adalah buktinya. 

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini membuktikan bahwa lahir dari keluarga sederhana tidak membatasi mimpi dan prestasi. 

Keinginannya untuk les vokal yang sempat tertunda justru kini membawanya ke panggung internasional. 

Kini, ia dikenal sebagai Duta Kampus UIN Malang dengan segudang prestasi, termasuk dua kali meraih medali emas di festival paduan suara internasional.

Gadis berprestasi ini lahir dan besar di Samarinda, Kalimantan Timur, dari keluarga sederhana. 

Bakat Qarina sebenarnya sudah terlihat sejak dini. 

Meski dengan fasilitas seadanya, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi mulai dari kaligrafi, menggambar, hingga Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)..

“Banyak sih kalau dari SD dulu, pernah juara kaligrafi, mewarnai, menggambar, nyanyi, aktif di dokter cilik, aktif di pramuka juga dan sempat ikut jambore tingkat kota, terus MTQ dulu ikut tiap tahun sejak kelas 4 SD,” cerita Qarina saat dihubungi, Kamis (17/7/2025).

Prestasinya di MTQ cukup membanggakan. 

Ia berhasil mewakili sekolah hingga tingkat provinsi di Sangatta dan Melak, meraih peringkat 5 dan 6 dua tahun berturut-turut di cabang Tartilul Qur'an.

Saat SMP, Qarina bahkan mewakili Kalimantan Timur dalam Ajang Kompetisi Seni dan Sains Madrasah (AKSIOMA) Nasional di Yogyakarta.

Meski tak berhasil masuk nominasi nasional, ia menilai semua lomba yang diikutinya menjadi bekal percaya diri.

Di jenjang SMA, ia semakin aktif berlomba di MA 1 Annuqayah Putri, mengikuti kompetisi esai, pidato, storytelling, bahkan membuat meme dan melukis.

“Masuk SMA aku jadi lebih sering lagi ikut lomba. Kebetulan aku mondok di MA 1 Annuqayah Putri dan aku ikut lembaga pengembangan bahasa Inggris, sering ikut lomba esai, pidato, story telling, sampai lomba membuat meme dan melukis di berbagai event,” katanya.

Di balik sederet pencapaian itu, Qarina menyimpan kerinduan mendalam terhadap dunia musik. 

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved