Kota Malang
Pedis Care Malang Berbagi Tips Tentang Cara Perawatan Pasien Diabetes
dr Kresna Agung Prabowo SpB Subsp BVE (K) melakukan pemeriksaan kepada pasien penderita diabetes di Pedis Care Malang, Sabtu (2/8/2025)
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Penderita penyakit diabetes dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan data, dari 19,47 juta jiwa pada 2021, menjadi lebih dari 20 juta jiwa di 2024, yang membuat penyakit ini menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di Indonesia.
Sentra layanan keperawatan Pedis Care Nursing Center memberikan sejumlah inovasi bagi penderita diabetes.
Pemeriksaan Pembuluh Darah Kaki dan Bekam Keperawatan menjadi solusi yang diberikan Pedis Care.
Bagi banyak pasien, salah satu tantangan paling berat adalah luka yang sulit sembuh, terutama di bagian kaki.
Luka ini berbeda dari luka biasa kompleks, sulit ditangani, dan sering kali menjadi jalan menuju amputasi.
Gangguan aliran darah, infeksi kronis, hingga peradangan berkepanjangan adalah faktor-faktor yang membuat luka diabetes sangat berisiko.
Ditambah lagi, banyak pasien terjebak dalam pola pengobatan alternatif yang tidak tepat, atau menghadapi keterbatasan akses dan biaya.
CEO Pedis Care Malang, Ahmad Hasyim Wibisono, bilang bahwa perawatan luka diabetes tidak banyak berubah sejak dirinya masuk kuliah tahun 2004 hingga kini.
"Ini sangat disayangkan, apalagi di tengah keterbatasan pembiayaan kesehatan,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (2/8/2025).
"Dua inovasi penting yakni Bekam Keperawatan dan Pemeriksaan Vaskuler Kaki kami tawarkan kepada warga," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa terapi ini dikenal secara internasional sebagai cupping therapy dan telah diteliti manfaatnya.
"Meningkatkan Nitric Oxide (NO) untuk memperlancar aliran darah, memperkuat imunitas melalui jalur neuro-endokrin, serta membantu proses detoksifikasi tubuh, termasuk pengeluaran zat-zat seperti kolesterol, asam urat, dan logam berat," paparnya.
Hasyim menegaskan, Bekam Keperawatan di Pedis Care saat ini dilakukan oleh 4 perawat bersertifikat masing-masing 3 laki-laki dan 2 perempuan.
Salah satu perawat, Erwanto MMRS menjelaskan, Bekam Keperawatan di Pedis Care dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan kodisi pasien.
Sementara untuk Pemeriksaan dan Intervensi Pembuluh Darah Kaki, Pedis Care bermitra dengan dr. Kresna Agung Prabowo, Sp.B Subsp BVE (K), seorang konsultan bedah vaskuler.
Kolaborasi ini memungkinkan deteksi dini dan tindakan medis terhadap gangguan aliran darah, yang menjadi penyebab utama luka sulit sembuh pada pasien diabetes.
| Diskopindag Kota Malang Siaga, Pasar Murah Disiapkan Jika Harga Pangan Melonjak |
|
|---|
| Aston Hotel Hadir di Malang, Tersedia Kamar Penthouse dan Kuliner Timur Tengah, Sambut Piala Dunia |
|
|---|
| Terganjal Masalah IPAL, Sejumlah SPPG di Kota Malang Berhenti Sementara |
|
|---|
| Terkait Pengelolaan Velodrome, Pemkot Malang Segera Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jatim |
|
|---|
| Terminal Arjosari Kota Malang Dinilai Cocok sebagai Koridor Baru Bus Trans Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kresna-Agung-Prabowo-pemeriksaan-kepada-pasien-penderita-diabetes-di-Pedis-Care-Malang.jpg)