Kabupaten Malang

Perjuangkan Proyek Tol Kepanjen, Bupati Sanusi Bertemu Luhut Binsar Pandjaitan di Kemenkominfra

Di kantor Kemenkoinfra, tanpa sengaja Bupati Sanusi bertemu Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (KEK).

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Bupati Sanusi dan Chairul Isnadi Kusuma atau Oong bertemu Ketua Dewan Ekonomi Nasional , Luhut Binsar Pandjaitan saat di Kantor kementerian Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkominfra), untuk memperjuangkan pembagunan tol Kepanjen, agar bisa segera dikerjakan 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Perjuangan Bupati HM Sanusi MM untuk mendorong realisasi pembangunan tol Malang-Kepanjen sesegera mungkin, dilakukan dengan memanfaatkan setiap kesempatan.

Tiap ada agenda ke Jakarta, ia hampir tak lupa mampir ke kantor kementerian yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk update rencana pembangunan jalan Malang-Kepanjen  yang akan menelan anggaran Rp 10 Triliun itu.

Seperti, saat ini, sebelum menerima penganugerahan BAZNAS Award 2025, yang akan diterimanya, Kamis (28/8/2025) siang, Bupati Sanusi terlebih dulu mampir ke Kementerian Koordinator Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkominfra). 

Di kantor AHY itu, Bupati Sanusi yang dampiingi Chairul Isnadi Kusumo atau Oong, Kadis PU Bina Marga, bertemu Agust Jovan Latuconsina, stafsus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Kemenkominfra.

"Audiensi itu, kami berharap agar segera terealisasi pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen. Sebab, jalan tol itu nanti akan memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat,” tutur Bupati Sanusi.

Yang menarik, di kantor Kemenkoinfra, tanpa sengaja Bupati Sanusi bertemu Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (KEK).

Meski pertemuan itu tanpa janjian, namun akhirnya terlibat ngobrol hangat.

Luhut langsung menyapanya dan dijawab Bupati Sanusi jika kedatangannya untuk menanyakan kelanjutan proyek pembangunan tol Malang-Kepanjen, yang saat ini sudah siap dikerjakan. 

"Pak Luhut cukup merespons-nya," paparnya.

Sementara, Chairul Isnadi Kusuma atau Oong, Kadis PU Bina Marga, yang ikut mendampingi Bupati Sanusi audiensi itu mengatakan, usulan pembangunan jalan tol Malang-Kepanjen sudah masuk Perpres no 80 Tahun 2019, serta Kepmen no 367 Tahun 2023.

Artinya, lanjut Oong, itu sudah jadi prioritas utama atau diperkirakan akan dimulai pembangunannya tahun 2025 ini dan tuntas 2029 nanti. 

"Ini, kami bersama pak bupati sedang menjemput bola. Kedatangan kami, agar bisa disampaikan ke Pak Menteri AHY, supaya bisa dilakukan percepatan pembangunan jalan tol,” ujar Oong, yang bakal jadi sosok penting di balik terealisasinya pembangunan tol Makang-Kepanjen itu.

Menurut Oong, jalan tol Malang-Kepanjen memiliki panjang hampir mencapai 30 Kilometer, mulai dari batas akhir tol saat ini yang ada di Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang sampai Kepanjen. 

“Alhamdulillah, Pak Agust Jovan (stafsus) menerima kami dengan sangat baik. Dan, berhanji akan melaporkan Pak AHY,” pungkasnya.

 

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved