Kondisi Dendi Santoso dan kawan-kawan sedang dalam performa terbaik, usai mampu menahan imbang Persija 2-2 di laga sebelumnya.
Hal tersebut akan menjadi modal berharga saat menghadapi Persikabo 1973 nanti.
"Alhamdulilah mental anak-anak sudah mulai bagus, modal bagus untuk laga selanjutnya," ucap Kuncoro.
Motivasi khusus juga diberikan oleh Kuncoro untuk membangkitkan kembali semangat dan mental bertanding para pemain.
"Jelas, sebelum main saya tekankan ke pemain, kalau kita kalah terus, tambah jatuh, kapan bangkitnya,"
"Tapi yang utama motivasi anak-anak atas hasil seri ini karena Allah SWT. Jadi nahan Persija untuk keadaan Arema saat ini adalah suatu prestasi," ujarnya.
Tak hanya itu, sebagai juru taktik sementara Arema FC sepeninggal Joko Susilo, Kuncoro juga mengubah taktik dan strategi di tim Arema FC saat ini.
Termasuk mengubah posisi beberapa pemain, seperti Achmad Maulana Syarif yang berposisi gelandang, di laga kemarin dimainkan sebagai bek kiri.
"Setelah lawan Rans, saya kepikiran kenapa tim ini kok belum bisa (bangkit). Akhirnya beberapa pemain saya rolling, saya ganti posisi bek kanan kiri, formasi saya ganti,"
"Karena saya lihat Gustavo Almeida ini selalu mendapat penjagaan. Jadi ada pelajaran dari pertandingan sebelumnya," tandasnya .
Selain keunggulan motivasi jelang lawan Persikabo, kondisi tim Persikabo yang menderita kekalahan beruntun di tiga pekan terakhir bisa jadi hal yang menguntungkan.
Sejauh ini catatn hasil pertandingan Persikabo juga tidak terlalu menyilaukan bagi Singo Edan.
Dari sembilan laga yang sudah dijalani, Persikabo mencatatkan hasil 2 kali menang, 2 kali draw dan 5 kali kalah.
Tapi Arema FC juga tetap perlu mengantisipasi kebangkitan Persikabo yang kini dipimpiun oleh mantan pelatih Arema FC dan Persebaya, Aji Santoso.