SURYAMALANG.COM, - Kehidupan Rouf (43) sopir truk pemicu tabrakan di Tol Cipularang perlahan mulai terungkap.
Rouf ternyata baru bekerja 4 bulan sebagai sopir truk setelah sebelumnya menjadi penjual tahu bulat.
Selain kondisi ekonomi yang sulit, Rouf juga harus menanggung biaya hidup 5 anak dan istri serta kakaknya yang lumpuh.
Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Km 92, Purwakarta, Jawa Barat terjadi pada Senin (11/11/2024).
Baca juga: Tatapan Kosong Ibu Amanda Korban Tewas Tol Cipularang, Ucapan Terakhir Jadi Kenyataan Tepati Janji
Dalam insiden itu ada 28 korban dengan rincian 27 luka ringan dan berat serta 1 meninggal dunia, yakni Amanda Marisa (14).
Mulyana seorang kerabat bercerita Rouf 3 bulan belakangan ini tidak bekerja karena truk yang dikendarainya rusak.
Sebelum itu, Rouf adalah seorang penjual tahu bulat.
"Sebelum kerja sempat jualan tahu bulat untuk cari penghasilan," kata Mulyana melansir Tribunnewsbogor.com
Rouf diketahui tinggal di Kabupaten Serang, Banten bersama keluarganya menghuni gubuk sederhana berdinding anyaman bambu yang sudah kusam.
Di rumah tersebut, Rouf tinggal bersama istri dan kelima anak-anaknya.
Baca juga: Ratapan Pilu Istri Rouf Sopir Truk Tol Cipularang Hidup Susah Suami Tanggung 5 Anak dan Kakak Lumpuh
Selain menghidupi enam anggota keluarganya, Rouf ternyata juga harus menghidupi kakaknya yang mengalami lumpuh.
Kini, Tunah (33), istri Rouf sangat sedih sampai pingsan mendengar kabar suaminya mengalami kecelakaan di ruas tol Cipularang Senin sore.
Saat ditemui TribunBanten.com, Raut wajah Tunah gelisah bercampur sedih dan sesekali memeluk serta menciumi anak bungsunya.
Tunah pun terus menangis sambil menunggu kabar lanjutan tentang Rouf.
"Pertama dengar kabar suami kecelakaan sedih, kaget, langsung pingsan," kata Tunah di rumahnya, Rabu (13/11/2024).
Kendati demikian, Tunah merasa lega mendengar kabar suaminya selamat.
Tunah pun bersama keluarga lainnya langsung bergegas ke rumah sakit tempat Rouf dirawat.
Namun saat sampai di sana, Tunah tidak diizinkan untuk bertemu Rouf.
Alhasil, Tunah pulang kembali ke rumahnya di Kampung Seuat, Desa Seuat Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
"Kalau masih hidup saya lega, cuma suami saya masih belum aman. Kemarin saya jenguk ke sana tapi tidak dibolehkan untuk bertemu oleh petugas," kata Tunah.
Baca juga: Jumlah Santunan Jasa Raharja untuk Korban Tol Cipularang, 1 Orang Meninggal Dunia dan 22 Luka-luka
Tunah yang hidup pas-pasan tersebut berharap, suaminya lepas dari hukuman sebab jika Rouf dipenjara tak ada lagi yang menjadi tulang punggung keluarga.
"Harapan saya suami bisa bebas, kembali ke keluarga, anaknya banyak, kalau gak bebas gimana nasib anak saya ada lima, keadaan juga seperti ini (pas-pasan) ini di sini aja numpang di orang tua dan kami mengurus kakak yang sakit," ujar Tunah.
Selain itu, Tunah menjelaskan, Rouf baru empat bulan menjadi sopir truk trailer, sebelumnya dia berprofesi sebagai pemulung barang bekas.
"Kenapa nasib kami seperti ini, udah mah nggak punya (materi) malah ada peristiwa seperti ini," terang Tunah.
Tunah juga sempat menceritakan tiga bulan sebelum kecelakaan terjadi suaminya sempat memperbaiki truk yang jadi pemicu tabrakan beruntun.
"Suami saya sempat benerin truknya sendiri," kata Tunah sambil menangis dalam video, Selasa (12/11/2024).
Tunah juga menceritakan kardus yang dibawa Rouf rencananya akan diantar ke pabrik kertas di kawasan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.
Menurut keterangan Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Andriansyah truk trailer Hino bernomor polisi B 9440 JIN yang dikemudikan Rouf datang dari arah Bandung menuju Jakarta.
Baca juga: Pengakuan Firda Korban Selamat Kecelakaan Tol Cipularang, Mobilnya yang Pertama Kali Dihantam Truk
Saat melaju di jalan yang menikung dan menurun diduga kurang antisipasi sehingga menabrak beberapa kendaraan yang melaju pelan karena sedang terjadi antrean.
"Tiba di TKP saat melaju di jalan yang menikung dan menurun diduga pengemudi kurang antisipasi selanjutnya menabrak beberapa kendaraan yang sedang melaju pelan karena sedang terjadi antrean," ucap Lilik.
Saat ini Rouf masih terbaring di rumah sakit.
"Sementara sopir dalam observasi dokter dan tadi pagi kami mendapatkan informasi (sopir) dalam keadaan sehat," kata Wadirlantas Polda Jabar, AKBP Edwin Affandi.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp