Pemimpin yang hanya mencari keuntungan pribadi dan tidak memahami kondisi rakyat, menurutnya, tidak akan pernah berhasil membangun negara yang kuat dan sejahtera.
Kunjungan Tri Rismaharini ke Pondok Pesantren Sunan Drajat ini juga menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara dunia politik dan dunia pesantren.
Sebagai seorang calon pemimpin, dia ingin membangun kepemimpinan yang tidak hanya berdasar pada politik praktis, tetapi juga pada nilai-nilai spiritual yang dapat memperkaya kebijaksanaan dalam memimpin.*