Terima Kasih Rismon Tapi Kasihan pada Sofian Effendi Batal Sebut Ijazah Jokowi Palsu Terlanjur Bocor

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Ahli digital forensik sekaligus penuding ijazah palsu Jokowi, Rismon Sianipar (KANAN) saat memberi keterangan mengenai mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Sofian Effendi dalam tayangan KOMPASTV Jumat (18/7/2025). Sofian Effendi (KIRI) dalam video yang beredar menyakini ijazah Jokowi palsu tiba-tiba tarik semua ucapannya.

Menurut Sofian, hubungannya dengan civitas academica UGM baik-baik saja, dan Ia sangat menghormati siapapun yang memimpin kampus kebanggaannya tersebut.

“Saya ini anggota keluarga besar UGM. Tidak baik kalau saya dibenturkan dengan Prof. Ova.” urai Sofian kepada wartawan melansir WartaKotalive.com, Jumat, (18/7/2025).

Sebagai mantan rektor, Sofian Effendi merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah universitas, bukan justru memperkeruh suasana.

Poin paling emosional dalam klarifikasi Sofian adalah alasan pribadinya yang tidak ingin diperpanjang ke jalur hukum.

Setelah video itu beredar, Sofian menerima informasi ada kelompok masyarakat yang ingin melaporkannya ke polisi, bahkan ke Bareskrim Polri.

Kabar itu diketahui dari mantan mahasiswanya yang mengirimkan tautan berita dari media online.

Tekanan itu membuat Sofian Effendi dan keluarga merasa terganggu.

“Saya tidak mau harus berurusan dengan polisi soal ini. Apalagi saya sudah berusia 80 tahun. Keluarga saya juga terganggu” tegasnya.

Sofian Effendi berharap niat pelaporan tersebut tidak dilanjutkan dan publik bisa memahami tidak ada unsur kesengajaan.

Sofian akan mengirimkan surat keberatan secara resmi kepada pihak yang menyebarkan video tersebut, termasuk kepada Rismon Sianipar dan rekan-rekan alumni yang terlibat.

Pihaknya meminta agar video ditarik dari publikasi karena berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat dan kampus.

Menurut Sofian, menjaga ketenangan publik jauh lebih penting ketimbang memelihara kegaduhan dari informasi yang tidak utuh dan menyesatkan.

“Saya berharap video itu ditarik saja” tegasnya. 

Baca juga: Siapa Mukhlis Warga Surabaya Ngaku Punya Minyak Sakti untuk Obati Jokowi?

Sebagai bentuk tanggung jawab dan klarifikasi resmi, Sofian Effendi mengeluarkan surat pernyataan sikap yang ditandatangani dengan tinta biru.

Dalam surat itu, Sofian membenarkan pernyataan Rektor UGM tertanggal 11 Oktober 2022 tentang ijazah Jokowi sudah tepat dan sesuai dengan dokumen resmi.

Halaman
1234

Berita Terkini