Bus Trans Jatim Malang Raya
10 Hari Mengaspal di Malang Raya, Bus Trans Jatim Jadi Primadona Warga Lokal Kota Batu dan Wisatawan
10 Hari Mengaspal di Malang Raya, Bus Trans Jatim Jadi Primadona Warga Lokal Kota Batu dan Wisatawan
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Ratusan orang sejak pagi hingga siang hari pada Minggu (30/11/2025), tampak mengantre di Terminal Batu di Jalan Dewi Sartika, Kota Batu
- Mereka rela mengantre berjam-jam demi bisa menaiki bus Trans Jatim yang hanya dipatok tarif Rp 5000 untuk masyarakat umum dan Rp 2500 bagi pelajar/mahasiswa itu
- Bahkan bus ini juga diminati wisatawan yang datang menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Malang untuk pergi ke Kota Batu
SURYAMALANG.COM, BATU - Ratusan orang sejak pagi hingga siang hari pada Minggu (30/11/2025), tampak mengantre di Terminal Batu di Jalan Dewi Sartika, Kota Batu.
Mereka rela mengantre berjam-jam demi bisa menaiki bus Trans Jatim yang hanya dipatok tarif Rp 5000 untuk masyarakat umum dan Rp 2500 bagi pelajar/mahasiswa itu.
Pemandangan ini juga terjadi di lokasi yang sama pada pekan lalu.
Saat itu merupakan H+3 dilaunchingnya bus Trans Jatim berwarna biru itu, dan kini meski sudah H+10 mengaspal di Malang Raya, keberadaan Trans Jatim Koridor I Malang Raya masih jadi primadona di kalangan masyarakat.
Bahkan bus ini juga diminati wisatawan yang datang menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Malang untuk pergi ke Kota Batu.
Baca juga: Bus Trans Jatim Berdampak pada Pedagang Terminal Hamid Rusdi Kota Malang, Dulu Sepi Sekarang Ramai
“Ya saya tadi dari Stasiun Malang ke Kota Batu naik bus Trans Jatim ini."
"Kebetulan ke Batu untuk liburan sekaligus ada kerjaan, seharusnya minggu lalu tapi diundur hari ini."
"Memang sengaja ingin naik bus ini dari pada naik taksi online karena selisih biayanya lumayan juga, tapi nunggu lumayan lama karena penuh,” kata wisatawan asal Karanganyar Jawa Tengah, Netty, kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (30/11/2025).
Wisatawan yang datang ke Kota Batu bersama dengan tiga temannya itu mengatakan secara fasilitas dan pelayanan bus Trans Jatim cukup memadai, hanya saja perlu ditambah armadanya sehingga masyarakat tak terlalu lama menunggu.
“Kalau mau naik bus ini harus bener-bener diniatin sih, karena nunggu lumayan lama."
"Mungkin juga karena masih baru dan tarifnya sangat terjangkau. Selain murah, kita sebagai wisatawan juga bisa jalan-jalan naik bus,” ujarnya.
Sementara itu, banyaknya penumpang yang menunggu untuk naik bus Trans Jatim di Terminal Batu yang jumlahnya tinggi sejak dilaunching, juga berdampak pada Pasar Induk Among Tani Kota Batu yang lokasinya tepat berada di depan terminal.
Masyarakat yang datang ke Kota Batu maupun yang menunggu datangnya bus, tak sedikit yang berkunjung ke Pasar Induk Among Tani untuk belanja.
Itu menjadi angin segar bagi pedagang maupun pedagang yang ada di sekitar Terminal Batu, karena sebelumnya aktivitas di sana cenderung mati suri.
“Banyak yang ke sini (Pasar Among Tani). Ada yang belanja sayur, ada juga yang sekedar makan atau minum di food court."
Terminal Batu
Stasiun Malang
Pasar Induk Among Tani
Kota Batu
Trans Jatim
Malang Raya
SURYAMALANG.COM
| Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Usulkan Tiga Rute Trans Jatim ke Malang Selatan |
|
|---|
| Dishub Kota Malang Siapkan Trayek Baru untuk Feeder, Angkot Akan Terintegrasi dengan Trans Jatim |
|
|---|
| Di Kota Batu Rencananya Akan Ada Angkutan Wisata Gratis, Tunggu Restu dari Legislatif |
|
|---|
| DPRD Kota Malang Minta Feeder Bisa Segera Beroperasi untuk Mendukung Bus Trans Jatim |
|
|---|
| Angkutan Feeder Trans Jatim di Malang Belum Terealisasi, Organda Desak Pemkot Segera Bertindak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/TRANS-JATIM-Bus-Trans-Jatim-Koridor-I-Malang-Raya-melintasi-kawasan-Kota-Batu.jpg)