Senin, 27 April 2026

Sidoarjo

Warga Kecamatan Waru Sidoarjo Nikmati Manfaat Pasar Murah dari Gubernur Khofifah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terus keliling menggelar Pasar Murah untuk memastikan distribusi bahan pokok

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eko Darmoko
Pemprov Jatim
BAHAN POKOK - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah bagi warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (19/9/2025). Ia memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, tepat sasaran dan terjangkau bagi masyarakat. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terus keliling menggelar Pasar Murah untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, tepat sasaran dan terjangkau bagi masyarakat.

Sore ini, Jumat (19/9/2025), giliran warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, yang mendapat kesempatan menikmati Pasar Murah yang diselenggarakan Pemprov Jatim.

Didampingi Bupati Sidoarjo Subandi dan jajaran perangkat daerah Provinsi Jatim, Gubernur Khofifah turun langsung melihat ketersediaan dan harga sembako yang dijual untuk masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Pasar Murah bertujuan menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan di Jawa Timur.

“Kita ini muter terus untuk memaksimalkan Pasar Murah. Fokusnya adalah sembako, kemudian juga menguatkan dengan produk UKM atau IKM setempat,” ungkap Khofifah.

Baca juga: DPRD Kota Malang Bangun Sinergi Trans Jatim dengan Angkot, Usulkan Subsidi Gratis untuk Pelajar

Selain sembako utama seperti Beras, minyak goreng, gula dan telur, Pemprov Jatim juga menambahkan ayam potong dalam penjualannya.

"Sekarang kita menambah dengan ayam yang semula hanya beras, minyak goreng dan telur."

"Beberapa kali terakhir kita menambahkan ayam dan penguatan IKM setempat," kata Khofifah.

Dalam Pasar Murah di Waru kali ini, Pemprov Jatim menyediakan sejumlah komoditas dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Di antaranya beras premium Rp 14.000 per Kg, beras medium Rp 11.000 per Kg, gula pasir Rp 14.000 per Kg, MinyaKita Rp 13.000 per liter dan telur ayam ras Rp 22.000 per Kg.

Kemudian bawang merah Rp 7.000  per 250 gram, bawang putih Sinco Rp 6.000 per 250 gram, tepung terigu Rp 10.000 per Kg dan daging ayam ras Rp 32.000 per pack.

“Insya Allah yang kita jual di sini jauh lebih murah dari harga pasar maupun HET."

"Misalnya beras medium SPHP kita jual Rp 11.000/kg, gula Id.food yang HET Rp 17.500 kita jual Rp 14.000, minyakita HET Rp 16.800 kita jual Rp 13.000. Dan untuk ayan HET nya masih Rp 36.000, disini kita jual Rp 32.000,” jelasnya.

Gubernur Khofifah berharap agar tujuan utama dari Pasar Murah yaitu mendekatkan penjangkauan dengan masyarakat terhadap kebutuhan pokoknya.

“Kita berharap bahwa penjangkauan dengan masyarakat sekitar ini semakin mudah dan murah. Di mana kebutuhan mereka ini kan barang habis pakai,” harapnya.

Selain sembako, Pasar Murah juga menghadirkan produk UKM dan IKM setempat. Hal ini diharapkan bisa memperkuat perputaran ekonomi lokal.

“Biasanya produk UKM dan IKM yang ikut di Pasar Murah cukup laris."

"Jadi manfaatnya ganda, masyarakat bisa belanja murah, UKM dan IKM juga mendapat pasar,” pungkasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved