Kamis, 23 April 2026

Tulungagung

Dinkes Tulungagung Perkuat Peran UKS untuk Mencegah Keracunan dalam Program MBG

Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Boyolangu menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
MENIKMATI MBG - Pelajar SDN 03 Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, sedang menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung akan menggandeng Unit Kesehatan Sekolah (UKS) agar mampu mengenali kualitas makanan dan mencegah keracunan karena MBG. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Boyolangu menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung.

Dinkes berencana menguatkan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk mengantisipasi makanan yang tidak layak konsumsi.

Pelatihan ini bersifat luas, satu di antaranya memastikan menu MBG aman untuk dikonsumsi.

“Nanti akan difasilitasi oleh Satgas Percepatan MBG, akan ada penguatan peran sekolah."

"Jadi bukan hanya mengenal makanan basi dan tidak basi,” jelas plt Kepala Dinkes Tulungagung, Anna Sapti Saripah.

Pelatihan ditujukan untuk mengenali makanan sehat secara umum.

Hal ini tidak lepas dari perkembangan saat ini, banyak jajanan tidak sehat yang dijual kepada anak-anak.

Dengan penguatan ini diharapkan para siswa bisa menghindari makanan yang tidak sehat.

“Karena kita tahu sendiri, penyakit tidak menular mengalami peningkatan. Salah satunya karena makanan tidak sehat,” sambung Anna.

Baca juga: Jadi Pemicu Keracunan Massal, Ortu Pelajar SMPN 1 Boyolangu Tulungagung Minta Program MBG Dihentikan

Demikian juga terkait MBG, nantinya para siswa juga mampu mengamati menu yang disajikan.

Menurut Anna, siswa saat ini sangat cerdas, mereka hanya butuh tambahan pengetahuan soal makanan.

Pelatihan berjenjang akan membuat para siswa punya kemampuan memastikan kualitas makanan.

“Pelatihan dilakukan bertahap untuk mengantisipasi kualitas menu MBG. Penguatan ini juga menyasar guru,” tegas Anna.

Jika menemukan menu MBG tidak layak konsumsi, para siswa harus berani melapor.

Mereka juga boleh menolak tidak mengonsumsi untuk mencegah kasus keracunan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved