Selasa, 5 Mei 2026

Surabaya

Ekspor Jahe Gajah dan Produk Desa Devisa Jatim Lain Senilai Rp 5,8 Miliar Dilepas Gubernur Khofifah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas enam truk produk hasil pengembangan Desa Devisa Jatim ke mancanegara, Rabu (26/11/2025).

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
LEPAS EKSPOR - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas enam truk produk hasil pengembangan Desa Devisa Jatim ke mancanegara, Rabu (26/11/2025). Tak tanggung-tanggung, produk desa devisa di Jatim yang dilepas ekspor memiliki nilai mencapai Rp 5,8 miliar atau USD 351,6 ribu. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas enam truk produk hasil pengembangan Desa Devisa Jatim ke mancanegara, Rabu (26/11/2025).
  • Produk yang diekspor beragam, mulai dari jahe gajah, keripik singkong, kerupuk hingga pakan ternak.
  • Dalam kesempatan ini, juga diresmikan penambahan 72 desa devisa yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Promosukarso. 

 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas enam truk produk hasil pengembangan Desa Devisa Jatim ke mancanegara, Rabu (26/11/2025).

Pelepasan ekspor tersebut dilakukan dari halaman PT Terminal Petikemas Surabaya di sela rangkaian Festival Ekspor Jatim Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Baca juga: Raih Nusantaraya Award di ICCF 2025, Jatim Ekspor Produk Ekotif Terbesar di Indonesia

Tak tanggung-tanggung, produk desa devisa di Jatim yang dilepas ekspor memiliki nilai mencapai Rp 5,8 miliar atau USD 351,6 ribu.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas enam truk produk ekspor ke enam negara. Semoga ini jadi pelecut bagi kita semua untuk terus meningkatkan produk IKM Desa Devisa supaya tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Khofifah.

Adapun produk yang dilepas pertama adalah Jahe Gajah milik PT Enha Sentosa Indonesia senilai USD 53.200 dengan tujuan Bangladesh.

Kedua, Keripik Singkong milik PT Indorasa Utama senilai USD14.661 dengan tujuan Korea Selatan. 

Berikutnya produk yang dilepas adalah produk mie kering milik PT Omieku Food.

Produk unggulan ini dikirim ke Netherlands dengan total nilai ekspor mencapai USD 6.686,40.

Selanjutnya, produk kerupuk milik PT Angkasa Jaya senilai USD200.000 dikirim ke India. 

Kemudian, produk unggulan milik CV Mitraindo Shoes Pratama mengirim sepatu negara tujuan Korea Selatan dengan total nilai ekspor USD37.060.

Yang terakhir, produk pakan ternak yang akan dikirim ke Australia total nilai ekspor USD 40.000.

“Untuk Desa Devisa kali ini ekspornya dibantu oleh Pelindo III. Memang penguatan demi penguatan, fasilitasi demi fasilitasi bagi eksportir pemula dengan produk desa devisa membutuhkan support dari kita semua. Terima kasih kepada semua pihak atas sinerginya,” katanya.

Baca juga: Ekspor Kopi Spesialti Arabica Java Ijen Raung Bondowoso ke Taiwan, Khofifah : Ini High Quality

Tambah 72 desa devisa 

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini, juga diresmikan penambahan 72 desa devisa yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Promosukarso. 

Peresmian itu dilakukan bersama-sama melalui menekanan tombol bersama sama dan menampilan video animasi. Dikatakan Khofifah, penambahan 72 desa devisa ini mengukuhkan posisi Jatim sebagai provinsi dengan desa devisa terbanyak di Indonesia.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved