Minggu, 26 April 2026

Pembunuhan Mahasiswi UMM

Breaking News : Tampang Bripka Agus Suleman Pembunuh Mahasiswi UMM Dikonfrontir di Mapolda Jatim

Untuk pertama kalinya tampang Bripka Agus Suleman atau Bripka AS, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi UMM, FAN diperlihatkan ,Senin (22/12/2025).

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
AGUS SULEMAN -Ini tampang Bripka Agus Suleman (Bripka AS) Anggota Polsek Krucil, Polres Probolinggo pelaku pembunuhan adik iparnya, mahasiswi UMM, Faradila (FAN) saat dibawa ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, pada Senin (22/12/2025) sore. 

"Jadi harus kita cek lagi dan besok rencana kita melakukan pra rekonstruksi. Kita cek relokasi terkait eksekusinya. eksekusinya dan cara mereka melakukan dan ide siapa yang membuang; rencana membuang ke sungai tersebut," pungkasnya. 

Baca juga: Peran Bripka AS dan Suyitno dalam Pembunuhan Mahasiswi UMM Masih Tertutup, Hubungan Keduanya Dikulik

tampang Bripka Agus Suleman Bripka AS
AGUS SULEMAN -Ini tampang Bripka Agus Suleman (Bripka AS) Anggota Polsek Krucil, Polres Probolinggo pelaku pembunuhan adik iparnya, mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa (FAN) di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, pada Senin (22/12/2025) sore.

Kejahatan pada Adik Ipar

Seperti diberitan sebelumnya, kasus pembunuhan dengan korban seorang mahasiswi UMM ini menjadi sorotan ketika bisa cepat terungkap dengan pelaku utama yang ditangkap adalah seorang oknum anggota polisi.

Bripka AS yang langsung ditangkap di hari yang sama saat jasad korban ditemukan merupakan kakak ipar dari korban.

Korban Faradila Amalia Najwa (FAN )sendiri merupakan anak bungsu dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Ramlan (60) dan Siti (52). 

Sedangkan kakak sulung korban bernama Yanu (36) dan kakak kedua korban bernama Husna (34) atau istri dari Bripka AS.

Ayahanda korban, Ramlan mengatakan, jika hubungan anak sulung dan anak bungsunya dengan Bripka AS yang merupakan menantunya memang sudah lama tidak harmonis.

"Sebelum anak saya ditemukan meninggal dunia, dari CCTV kos nya itu terlihat dijemput oleh ojol. Kemudian tahunya kalau anak saya meninggal dunia keluarga dihubungi Polres Pasuruan setelah identitasnya diketahui dari sidik jari," kata Ramlan, Rabu (17/12/2025).

Setelah mengetahui jika anak bungsunya ditemukan meninggal dunia dan berada di RS Bhayangkara Watukosek, Ramlan lantas menyuruh dua orang sopir pribadinya dan Bripka AS yang saat itu sedang berada di rumahnya sendiri di Kecamatan Kraksaan.

Bripka AS ditangkap oleh tim Jatanras Polda jatim saat di RS Bhayangkara, Watukosek, Sidoarjo.

 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved