Minggu, 17 Mei 2026

Jember

Gegara Kehilangan Uang, Viral Guru di Jember Tega Telanjangi Murid-muridnya

Saat itu guru tersebut memberitahu siswanya kalau dirinya telah kehilangan uang Rp 75 ribu dalam bentuk uang pecahan lembaran baru

Tayang:
Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
MEDIASI - Wali murid dan guru melakukan mediasi di SDN Jelbuk 02 Kecamatan Jelbuk, Jember, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Mereka menuntut kejelasan penanganan kasus guru menelanjangi siswa SDN Jelbuk 02 Jember. 

Ringkasan Berita:
  • Bermula kehilangan uang, guru perempuan berinisial FT, wali kelas V SDN Jelbuk 02 Kecamatan Jelbuk, Jember, kepergok menelanjangi muridnya
  • Insiden tersebut terekam video bahkan viral di media sosial. Kejadian itu berlangsung Jumat (6/2/2026) pukul 08.30 WIB
  • Saat itu guru tersebut memberitahu siswanya kalau dirinya telah kehilangan uang Rp 75 ribu dalam bentuk uang pecahan lembaran baru

Laporan Imam Nawawi

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Seorang guru perempuan berinisial FT, wali kelas V SDN Jelbuk 02 Kecamatan Jelbuk, Jember, kepergok menelanjangi muridnya.

Insiden tersebut terekam video bahkan viral di media sosial.

Kejadian itu berlangsung Jumat (6/2/2026) pukul 08.30 WIB.

Saat itu guru tersebut memberitahu siswanya kalau dirinya telah kehilangan uang Rp 75 ribu dalam bentuk uang pecahan lembaran baru.

Sebelumnya, guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini mengaku juga telah kehilangan uang Rp 200 ribu pada Senin (2/2/2026).

Atas hal tersebut guru ini memanggil 22 muridnya untuk diperiksa semua tas mereka satu per satu.

Namun uang tersebut tidak berhasil ditemukan.

Kemudian pada pukul 11.00, guru perempuan ini mengeledah tubuh muridnya satu per satu.

Wali Murid Dobrak Pintu

Selama pemeriksaan berlangsung, siswa lainnya dilarang melihat temannya.

Pada saat itu, ada beberapa siswa mencoba melihat penggeledahan itu secara sembunyi-sembunyi dan menyaksikan temannya ditelanjangi.

Kabarnya, guru ini meminta muridnya membuka semua pakaian, khusus siswa disuruh telanjang tanpa memakai singlet dan celana dalam.

Sementara bagi siswi, diminta membuka pakaian setengah telanjang, mereka hanya boleh memakai singlet dan celana dalam saja.

Namun ketika baru menggeledah enam muridnya, tindakan guru tersebut diketahui wali murid yang mendobrak pintu ruang kelas V SDN Jelbuk 02.

"Itu kan karena sampai jumat siang hari anak tidak pulang."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved