Selasa, 14 April 2026

Banyuwangi

Kesaksian Winda Tempuh 37 Jam Denpasar-Malang: 20 Jam Terjebak Macet Horor di Gilimanuk

Biasanya hitungan jam, tahun ini Winda Sari harus kuat bertahan 20 jam cuma untuk antre kapal! Total 37 jam di jalan demi bisa sampai ke Malang.

|
Instagram @kuahpindang81
KEMACETAN ARUS MUDIK - Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, mencatatkan rekor kepadatan yang mengkhawatirkan pada Minggu (15/3/2026). Kemacetan parah yang mengular 35 kilometer hingga mencapai wilayah Banjar Tengah, Kecamatan Negara, memicu serangkaian insiden medis di lapangan. 

“Kalau ojek kan sudah tahu jalan-jalan kecil, jadi bisa langsung diantar ke pelabuhan dan tidak ikut antre kendaraan,” jelasnya.

Kombinasi Mudik, Libur Sekolah, dan Nyepi

Kondisi serupa juga dialami Nanik yang mudik bersama suami dan dua anaknya menuju Jember.

Nanik terpaksa meninggalkan kendaraan dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek agar bisa sampai ke pelabuhan lebih cepat.

“Mudik tahun ini ke Jember. Barang-barang sudah dititipkan teman yang bawa mobil,” ujar Nanik.

Nanik mengaku kemacetan menuju pelabuhan sudah terjadi sejak malam hari.

Bahkan temannya yang menggunakan mobil harus menunggu sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB baru bisa menyeberang pelabuhan.

“Kemarin itu macet, banyak yang ngeblong, lawan arah jadi macet parah. Tadi saya naik ojek ke pelabuhan,” katanya.

Baca juga: 16 Pemudik Pingsan hingga Luka Robek Dampak Macet Parah di Gilimanuk: Antrean Mengular hingga 35 Km

Menurut Nanik, lonjakan kendaraan diduga terjadi karena banyak masyarakat memilih mudik lebih awal.

Selain menjelang Lebaran, momentum libur sekolah dan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali membuat arus keluar pulau meningkat tajam.

“Memang kemarin dan hari ini macet parah. Kan mau Nyepi, yang sekolah juga libur, mau mudik Lebaran juga, jadi orang pilih mudik sekarang,” pungkasnya.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved