Minggu, 3 Mei 2026

Kecelakaan Kereta Api di Blitar

Kondisi Masinis KA Dhoho Usai Tabrakan di Blitar, KAI: Sirene Sudah Bunyi Tapi Truk Tetap Melintas

"Sirene sudah bunyi, tapi truk tetap melintas." kata Manager Humas KAI Daop 7, Tohari, soal tabrakan KA Dhoho di Blitar semalam Selasa (28/4)

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
LAKA KERETA API - Warga berkerumun menyaksikan peristiwa kecelakaan KA Dhoho dan truk muatan pasir di perlintasan Jl Imam Bonjol, Kota Blitar, Selasa (28/4/2026) malam. PT KAI Daop 7 Madiun menyesalkan tindakan ceroboh pengemudi truk muatan pasir yang nekat menerobos perlintasan. 

Tohari menegaskan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.

"Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal," tegasnya.

Tohari menambahkan, masyarakat perlu memahami palang pintu perlintasan bukan alat pengaman utama, melainkan alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api.

Baca juga: Sopir Taksi Pemicu Tragedi KA di Bekasi Diamankan Polisi, Masinis Syok dan Sebut Sinyal Error

Oleh karena itu, rambu-rambu lalu lintas yang terpasang sebelum memasuki perlintasan merupakan aturan mutlak yang harus dipatuhi.

KAI mengimbau pengguna jalan agar tidak melintas saat sirene berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, tidak berhenti di area perlintasan, dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.

"Kami berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api, namun diperlukan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," pungkas Tohari. 

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved