Kecelakaan Kereta Api di Blitar
Kondisi Masinis KA Dhoho Usai Tabrakan di Blitar, KAI: Sirene Sudah Bunyi Tapi Truk Tetap Melintas
"Sirene sudah bunyi, tapi truk tetap melintas." kata Manager Humas KAI Daop 7, Tohari, soal tabrakan KA Dhoho di Blitar semalam Selasa (28/4)
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Tohari menegaskan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.
"Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal," tegasnya.
Tohari menambahkan, masyarakat perlu memahami palang pintu perlintasan bukan alat pengaman utama, melainkan alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api.
Baca juga: Sopir Taksi Pemicu Tragedi KA di Bekasi Diamankan Polisi, Masinis Syok dan Sebut Sinyal Error
Oleh karena itu, rambu-rambu lalu lintas yang terpasang sebelum memasuki perlintasan merupakan aturan mutlak yang harus dipatuhi.
KAI mengimbau pengguna jalan agar tidak melintas saat sirene berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, tidak berhenti di area perlintasan, dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
"Kami berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api, namun diperlukan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," pungkas Tohari.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kondisi-Masinis-KA-Dhoho-Usai-Tabrakan-di-Blitar-KAI-Sirene-Sudah-Bunyi-Tapi-Truk-Tetap-Melintas.jpg)