Jumat, 1 Mei 2026

Gresik

Modus 3 Penipu Berkedok MBG Tertangkap di Terminal Arjosari Malang, Bawa Kabur Barang COD Rp52 Juta

Niat melayani pesanan besar, seorang sales asal Kediri jadi korban penipuan di Gresik. Pelaku mencatut program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tayang:
Dok Resmob Satreskrim Polres Gresik
PENIPU MODUS MBG - Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi (KIRI) membawa tiga tersangka penipuan di Mapolres Gresik, Kamis (30/4/2026). Penipuan berkedok order susu dan minyak goreng untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Gresik. Modusnya, para pelaku mengaku memiliki dapur MBG untuk mengelabui korban. 

Ringkasan Berita:
  • Tersangka mengaku memiliki "Dapur Makan Bergizi Gratis" (MBG) untuk meyakinkan korban agar mengirimkan pesanan susu dan minyak goreng dalam jumlah besar.
  • Polisi mengamankan tiga pria, yakni RW (35) asal Lamongan, AS (30) asal Surabaya, dan AP (24) asal Surabaya.
  • Peristiwa penipuan terjadi di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Jumat, 24 April 2026.

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus sindikat penipuan yang mencatut program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengelabui distributor bahan pangan di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Tiga pelaku asal Surabaya dan Lamongan ditangkap di Terminal Arjosari, Malang, setelah membawa kabur ratusan dus susu UHT dan minyak goreng senilai Rp52,9 juta.

Para pelaku melakukan modus pesanan fiktif dengan sistem COD (Cash on Delivery) untuk operasional dapur MBG.

Modus Punya MBG

Dalam menjalankan modusnya, para pelaku mengaku memiliki dapur MBG guna mengelabui korban.

Peristiwa ini berlangsung di sebuah toko kelontong di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu, 22 April 2026.

"Tiga orang tersangka kami amankan di terminal Arjosari, Kota Malang," ujar Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, pada Kamis (30/4/2026).

Baca juga: 6 Siswa Madrasah di Kediri Diduga Keracunan MBG, Muntah-muntah Keluhkan Rasa Ayam yang Aneh

Ketiga tersangka tersebut diketahui bukan merupakan warga Gresik.

Mereka adalah RW (35) warga Lamongan, AS (30) warga Semampir, Kota Surabaya, serta AP (24) warga Krembangan, Kota Surabaya.

Kronologi dan Pelarian Pelaku

Kejadian bermula saat korban berinisial NA (29), warga Badas, Kabupaten Kediri, yang bekerja sebagai sales susu UHT, dihubungi melalui Facebook oleh tersangka AP.

Tersangka menyatakan keinginan untuk membeli susu UHT, yang kemudian berlanjut melalui komunikasi WhatsApp dengan seseorang yang mengaku bernama RW.

Dalam percakapan tersebut, korban juga ditanya mengenai harga minyak goreng.

Baca juga: Gangguan pada Roda Belakang, Mobil MBG di Donomulyo Kabupaten Malang Tabrak Tiga Rumah

Tersangka meyakinkan korban dengan mengklaim memiliki dapur MBG di Gresik agar transaksi dapat disepakati.

Akhirnya, disepakati pembelian susu UHT 110ml sebanyak 400 dus (isi 36 biji per dus) senilai Rp37.715.000 dan minyak goreng 700 ml sebanyak 88 dus (isi 12 biji per dus) senilai Rp17.160.000.

Pada Jumat, 24 April 2026 sekira pukul 11.30 WIB, korban bersama suaminya (RK) dan seorang sopir (E) berangkat dari CV Lestari di Pare, Kabupaten Kediri, menuju depan Toko Madura di Jalan Leran, Gresik.

Setelah bertemu dengan tersangka yang mengaku sebagai RW, dilakukan proses bongkar muat.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved