Kamis, 11 Juni 2026

Tulungagung

Marak Peredaran Miras dan Prostitusi Terselubung di Tulungagung, MUI dan 3 Ormas Mengeluh ke DPRD

Marak Peredaran Miras dan Prostitusi Terselubung di Tulungagung, MUI dan 3 Ormas Mengeluh ke DPRD

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
SAMPAIKAN ASPIRASI - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung, KH Hadi Muhammad Mahfudz alias Gus Hadi (peci putih) menyerahkan aspirasi kepada Ketua DPRD Tulungagung, Marsono (batik merah), Rabu (10/6/2026). MUI bersama Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Al-Irsyad Al-Islamiyyah mengeluhkan sejumlah masalah, seperti prostitusi terselubung dan peredaran minuman keras. 

Gus Rouf meminta toko miras itu ditertibkan karena dekat dengan pondok pesantren.

Saat ini juga sudah muncul tanda tangan warga yang menolak keberadaan toko miras itu.

Selain toko miras, banyak warung kopi yang menjadi tempat  nongkrong siswa di jam-jam sekolah.

“Jadi usulan kami banyak hal, bukan hanya miras tapi juga prostitusi, warung di jam sekolah, kos yang disalahgunakan dan lain-lain."

"Kami minta ada kebijakan,” tandasnya.

Baca juga: 6 Kambing dan 1 Ton Gabah di Tulungagung Ludes Terbakar, Gegara Bakar-bakar Sampah Pengusir Nyamuk

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved