Malang Raya
ICE Sebagai Rangkaian Rakernas Apeksi di Malang Ditutup, Nilai Transaksinya Wow
ICE bakal menjadi pasar tersendiri antara pelaku usaha. Kehadiran ribuan orang, bakal menjadi media promosi ke banyak orang lain
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pameran produk pemerintahan kota dalam ajang Indonesia City Expo (ICE) 2017 ditutup Minggu (23/7/2017) setelah dibuka mulai Rabu (19/7/2017) lalu.
Lima hari digelar, ICE mampu menarik 59 ribu orang pengunjung.
Transaksi selama lima hari pameran mencapai Rp 1.344.500.000 atau Rp 1,3 miliar.
ICE merupakan rangkaian kegiatan Rakernas XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Malang. Pameran itu diikuti oleh 64 Pemkot dan satu BUMN.
Data transaksi dan jumlah pengunjung ini disampaikan oleh Yudho Pranoto, Manajer Hubungan Antar Lembaga Apeksi.
"Terimakasih kepada masyarakat Kota Malang yang sejak awal kedatangan kami menyambut secara ramah. Juga kepada media lokal dan nasional yang telah mendukung kegiatan ini. Ajang ICE sendiri merupakan kegiatan tahunan yang digelar Apeksi sebagai media ajang promosi potensi dari kota-kota di Indonesia," ujar Yudho.
Sedangkan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji yang menutup ICE 2017 mengatakan, ICE bakal menjadi pasar tersendiri antara pelaku usaha. Kehadiran ribuan orang, bakal menjadi media promosi ke banyak orang lain terhadap aneka produk yang dipamerkan selama ICE digelar.
"Jangan hanya melihat Rp 1,3 miliar-nya saja, bisa jadi hanya transaksi di sini saja. Tetapi lihat yang lain. Dari sini, bertemu banyak orang, bisa jadi akan ada dampak ke belakang, saling tukar dan saling terkoneksi antar kota. Koneksitas ini sangat penting bagi pasar sebuah produk," ujar Sutiaji.
Seorang perajin batik dari Yogyakarta, Dela K Rahajeng mengatakan transaksi di pameran ICE terbilang bagus. "Kalau menurut saya baik, dan transaksi cukup tinggi. Untuk sebuah pameran seperti ini sudah bagus. Animo pengunjung juga tinggi," ujar Dela.
Per hari, ia mampu mengumpulkan transaksi sekitar Rp 1 juta, tanpa perlu mengeluarkan biaya akomodasi apapun karena semuanya ditanggung oleh Pemkot Yogyakarta.
Selain menutup ICE, Sutiaji juga menyampaikan trofi kepada juara stand terbaik.
Stand terbaik untuk kelompok A diraih oleh Pemkot Malang (juara 1), Pemkot Tegal (juara 2), dan Pemkot Palembang (juara 3).
Sedangkan pemenang untuk kategori stand B adalah Pemkot Tarakan (juara 3), Pemkot Samarinda (juara 2), dan Pemkot Makassar (juara 1). Sementara stand terfavorit diraih oleh Pemkot Batu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penutupan-ice_20170723_195637.jpg)