Minggu, 12 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Gebyar Meriah Lomba Cipta Rasa Kota Malang Jatim

Gebyar Lomba Cipta Rasa berlangsung meriah di halaman depan Balai Kota Malang, Rabu (24/4/2024).

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Juri Lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia, Belinda Christina Sianto (tengah) melakukan penjurian pada Lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia di Balai Kota Malang, Rabu (24/4/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Gebyar Lomba Cipta Rasa berlangsung meriah di halaman depan Balai Kota Malang, Rabu (24/4/2024).

Para peserta telah mempersiapkan diri sejak pagi. Mereka mengolah lalu menghias makanan yang siap dilombakan.

Lomba ini bagian dari rangkaian HUT ke-110 Kota Malang.

Lomba Cipta Rasa membawa topik Khas Kota Malang untuk Nusantara dan Dunia.

Dalam lomba tersebut, segala macam jenis makanan yang diolah harus berbahankearifan lokal Kota Malang seperti tempe, ikan nila, dan bunga telang.

Pj Ketua TP-PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat (empat dari kanan) berserta para juri menyalakan kompor saat pembukaan Lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia di Balai Kota Malang, Rabu (24/4/2024).
Pj Ketua TP-PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat (empat dari kanan) berserta para juri menyalakan kompor saat pembukaan Lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia di Balai Kota Malang, Rabu (24/4/2024). (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusias para peserta.

Ia menilai para peserta memiliki semangat juang yang tinggi untuk menghasilkan masakan dengan cita rasa luar biasa.

"Setelah melihat antusias masyarakat, baik individu atau tidak, begitu tinggi kepedulian mereka. Saya bangga kepada mereka. Saya pikir akan menjadi agenda rutin tahunan yang bisa diselenggarakan," ujarnya setelah memberikan hadiah kepada para pemenang di panggung.

Dikatakan Hanik, terkait bahan yang menjadi pilihan telah menjadi pertimbangan tersendiri.

Tujuannya agar potensi yang ada di Kota Malang bisa naik kelas. Katanya, Kota Malang memiliki banyak bahan untuk menciptakan cipta rasa yang enak dihidangkan.

"Kami tidak keluar dari bahwasannya Kota Malang terkenal tempenya. Ini bentuk saya sebagai dukungan kepada pengrajin tempe kedelai dan tempe kacang. Secara gizi ada protein dan nabati. Ikan nila, juga mengutamakan kearifan lokal. Di Bakalan Krajan ada pengrajin Nila yang masuk di top 40 Indonesia," paparnya.

Selain Tempe dan Nila, Hanik juga menjelaskan keberadaan bunga Telang. Katanya, dengan meningkatnya gairah urban farming di Kota Malang, produksi bunga Telang telah menjadi kekhasan tersendiri di Kota Malang.

Perlu ada inovasi untuk mengembangkan potensi yang ada. Kali ini, inovasinya dari olahan makanan.

Hanik juga menjanjikan akan mengajak chef pemenang ke kelurahan yang ada di Kota Malang.

Chef tersebut akan dibuatkan program bertemu dengan warga yang memiliki ketertarikan di dunia kuliner.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved