Kota Malang
Menteri Maruarar Sirait Dijadwalkan Kunjungi Kota Malang Lagi untuk Bahas Program Rumah Subsidi
Menteri Maruarar Sirait Dijadwalkan Kunjungi Kota Malang Lagi untuk Bahas Program Rumah Subsidi
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG COM, MALANG – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, dijadwalkan akan kembali mengunjungi Kota Malang pada Rabu (23/10/2025).
Kehadirannya kali ini untuk mengikuti rapat bersama Pemerintah Kota Malang terkait pembahasan target pembangunan rumah subsidi.
Pertemuan akan berlangsung di Balaikota Malang mulai pukul 15.00 WIB, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, forum ini penting untuk mencari jalan keluar atas rencana pelaksanaan program rumah subsidi di Kita Malang.
“Besok pukul tiga sore, semua pengembang, bank, dan toko material kami undang. Menteri dijadwalkan hadir langsung,” ujar Wahyu Hidayat, Selasa (21/10/2025).
Wahyu Hidayat mengatakan, harga tanah di Kota Malang cukup tinggi untuk dibangun rumah bersubsidi.
Akibatnya, pengembang kesulitan menyesuaikan dengan ketentuan rumah subsidi. Pengembang harus memperhitungkan harga tanah dan bangunan sebagai referensi harga jual.
Baca juga: Kampung Tematik di Kota Malang Lesu dan Sepi Pengunjung, Perlu Inovasi dan Dukungan Pemerintah
Wahyu mengatakan, banyak keluhan dari pengembang yang ia dengar atas kondisi tersebut.
Rapat besok sore diharapkan bisa memberi satu titik terang sehingga program bisa berjalan di Kota Malang.
“Banyak pengembang yang mengeluhkan sulitnya mencari lahan sesuai nilai subsidi. Harga tanah di Kota Malang memang cukup tinggi,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, rapat bersama Maruarar Sirait juga akan menjadi ajang untuk merumuskan strategi bersama agar program perumahan tetap berjalan meski menghadapi tekanan harga lahan.
Ia akan mendengar langsung masukan dari para pengembang dan pelaku industri pendukung program perumahan.
“Kalau harga tanah naik, otomatis harga jual ikut naik dan tidak bisa masuk program subsidi. Tapi rata-rata pengembang sudah punya strategi agar tetap sesuai standar,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah pasti rumah subsidi yang akan dibangun di Kota Malang masih dalam tahap pembahasan. Angka final akan ditentukan setelah rapat koordinasi bersama semua pihak.
Dalam kunjungannya ke Kota Malang pekan lalu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, menyampaikan satu terobosan terbaru yang dicanangkan Kementerian PKP adalah program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan total anggaran Rp 130 triliun. Skema yang disebut Maruarar belum pernah ada sejak Indonesia merdeka.
Program ini, lanjutnya, menyasar kontraktor, developer, dan toko bangunan yang tergolong UMKM (modal maksimal Rp 10 miliar, omzet maksimal Rp 50 miliar).
Pemerintah memberikan subsidi bunga 5 persen, sehingga pelaku usaha hanya membayar bunga 6 persen per tahun.
“Kalau biasanya bunga di bank 11 atau 12 persen, sekarang hanya 6 persen. Itu besar sekali. Artinya biaya modal rendah, pelaku UMKM jadi bisa lebih produktif,” jelas Maruarar.
Ia berharap bank dapat mempercepat proses penyaluran KUR Perumahan agar lebih mudah diakses masyarakat.
“Rentenir itu kelebihannya cepat dan mudah, tapi bunganya besar. Nah, masa negara kalah dari rentenir? Program ini harus mudah, cepat, dan murah,” ujarnya.
Pemkot Malang telah menargetkan 200 rumah yang dapat diajukan warga hingga akhir 2025 dalam program nasional 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Maruarar Sirait
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)
Wahyu Hidayat
SURYAMALANG.COM
Kota Malang
| Pembuangan Bayi di Malang, Pelaku Adalah Mahasiswi dan Cowok Asal Pasuruan, Sudah Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Gang Mirej di Kelurahan Madyopuro Kota Malang Dilanda Banjir Enam Kali dalam Dua Bulan |
|
|---|
| Pemkot Malang Bakal Bangun Embung di Kelurahan Madyopuro sebagai Upaya Mengatasi Banjir |
|
|---|
| Dishub Kota Malang Dukung Trans Jatim Lewati Terminal Arjosari, Lokasi Ideal Pertemuan Transportasi |
|
|---|
| Ratusan Driver Ojol di Kota Malang Rela Antre Demi dapat Voucher BBM Gratis dan Paket Sembako |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Menteri-Perumahan-dan-Kawasan-Permukiman-Maruarar-Sirait-saat-berkunjung-ke-Kota-Malang.jpg)