Sabtu, 25 April 2026

Kota Malang

Terdampak Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Belum Bisa Perbaiki Jalan di Pasar Gadang pada 2025

Pada 2024, Pemkot Malang sudah menganggarkan untuk perbaikan, namun dana tersebut digeser karena efisiensi anggaran

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
JALAN RUSAK - Kondisi jalan di Pasar Gadang, Kota Malang, yang diharapkan pedagang bisa segera diperbaiki, Sabtu (25/10/2025). Pemkot Malang masih belum bisa memperbaiki jalan pada 2025. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Jalan di Pasar Gadang, Kota Malang, masih belum diperbaiki, Sabtu (25/10/2025).

Kondisi jalan rusak parah. Lubang, kerikil, dan bagian yang rusak dapat terlihat di sepanjang jalan. Selepas hujan, genangan air bisa berada di mana-mana.

Sementara aktivitas jual beli masih beroperasi seperti biasa. Lalu-lalang kendaraan datang dan pergi dengan kecepatan rendah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto mengatakan belum ada dana perbaikan untuk jalan tersebut.

Pada 2024, Pemkot Malang sudah menganggarkan untuk perbaikan, namun dana tersebut digeser karena efisiensi anggaran.

“Sudah ada anggaran yang disusun pada 2024 hanya saja ada efisiensi dari pemerintahan pusat. Dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk jalan ditarik semua,” ujar Dandung kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (25/10/2025).

Baca juga: Dinas Perhubungan Kota Malang Uji Coba Jalur Feeder, Target Operasional Akhir November 2025

Dalam perencanaannya, akan ada pmrenovasi jalan menjadi dua arah. Di bagian tengah akan dibangun sekat. Jalan tersebut akan menyatu dengan jalur dari jembatan.

“Kami akan buat jalan kembar seperti di jembatan. Namun, perlu dianggarkan lagi," paparnya.

Dandung meminta maaf kepada masyarakat karena Pemkot Malang masih belum bisa memperbaiki jalan tersebut. Pemkot Malang akan mengupayakan penganggaran kembali untuk tahun depan.

"Mohon maaf, Pemerintah Kota Malang belum bisa melakukan penanganan,” tegasnya.

Jalan yang dibuat nanti akan dibuat permanen. Dicor dengan bahan berkualitas agar lebih kuat. Pasalnya, jalur tersebut sering dilewati kendaraan besar dan berat.

Jika hanya dilakukan perbaikan sementara, maka akan kembali rusak. Dandung menyebut, perbaikan sementara hanya bisa bertahan maksimal dua bulan.

"Karena banyak kendaraan besar yang lewat. Rencananya dicor agar lebih kuat dilalui kendaraan berat dan juga akan menjadi dua jalur mulai dari jembatan,” tegasnya.

Dandung menyebut bahwa penganggaran jalan Pasar Induk Gadang ini mencapai Rp 12 miliar. Saat ini, sejumlah pedagang sudah berpindah tempat ke bagian belakang pasar. Mereka menunggu kepastian perbaikan jalan agar bisa kembali berdagang seperti biasa.

Sahid, seorang pedagang yang telah berpindah ke bagian belakang pasar mengungkapkan bahwa kondisi pasar sudah membutuhkan perbaikan. Termasuk jalan yang menjadi akses kedatangan pembeli.

Menurutnya, perbaikan jalan perlu juga memperhatikan tempat parkir dan jalur yang mudah mengakses pasar. Melihat kondisi jalan masih belum bisa diperbaiki, Sahid berharap ada langkah yang pasti pada tahun depan.

"Kami pindah karena memang jalan mau diperbaiki, agar tidak macet. Semoga jalan memang bisa segera diperbaiki," harapnya. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved