Kota Malang
Gugatan Class Action Warga Diterima PN Kota Malang, Sidang Jalan Tembus Perum Griya Shanta Berlanjut
Gugatan Class Action Warga Diterima PN Kota Malang, Sidang Jalan Tembus Perum Griya Shanta Berlanjut
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
"Ini merupakan sedikit langkah positif, karena gugatan warga telah memenuhi syarat sebagai gugatan class action."
"Untuk sidang selanjutnya, yaitu tahapan mediasi dan mediatornya diupayakan adalah Ketua PN Kota Malang langsung," tambahnya.
Ia juga menyebut, tembok pembatas yang jebol tetap dibiarkan. Hal itu dikarenakan menjadi obyek pelaporan dan penyelidikan di kepolisian.
"Kami sudah melaporkan ke pihak kepolisian. Jadi, kami biarkan apa adanya karena jadi obyek penyelidikan pihak kepolisian," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RW 12 Perumahan Griya Shanta, Yusuf Toyib menegaskan bahwa warga tetap menolak keras adanya jalan tembus.
"Tidak saya saja melainkan seluruh warga di Perum Griya Shanta secara tegas menolak rencana adanya jalan tembus," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Malang berencana membongkar tembok pembatas tersebut untuk digunakan sebagai jalan tembus.
Hal itu dilakukan, untuk mengurai kemacetan parah yang terjadi di Jalan Candi Panggung serta perlimaan Tunggulwulung.
Dengan dibongkarnya tembok pembatas, maka nantinya jalan tembus tersebut akan melintasi kawasan RW 12 Perumahan Griya Shanta.
Rencana jalan tembus itu telah dimasukkan oleh DPUPRPKP Kota Malang sebagai prioritas dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk mengatasi kemacetan.
Namun, warga di RW 12 Perumahan Griya Shanta menolak keras rencana adanya jalan tembus tersebut.
Mereka berdalih meski sudah berstatus sebagai fasum milik Pemkot Malang, namun peruntukannya dipakai untuk perumahan dan bukan dipakai sebagai jalan umum.
Perumahan Griya Shanta
Pemkot Malang
Kota Malang
Pengadilan Negeri
gugatan class action
SURYAMALANG.COM
| Pemkot Malang Minta Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Demi Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka |
|
|---|
| Sektor Pariwisata Kota Malang Hadapi Tantangan Imbas Kebijakan Efisiensi Energi |
|
|---|
| Persiapan UTBK SNBT 2026, Universitas Brawijaya Siagakan 1.540 Komputer dan Siapkan 5.833 Kuota |
|
|---|
| Terkait Penerapan WFH bagi ASN Kota Malang, Sosiolog Ingatkan Tujuan Hemat Energi Jangan Melenceng |
|
|---|
| Muhammadiyah Ajak Kemitraan hingga Harmoni Sosial pada Momen HUT ke-112 Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Tim-kuasa-hukum-dari-pihak-warga-Perumahan-Griya-Shanta-Andi-Rachmanto-gugatan-class-action.jpg)