Kota Malang
Revitalisasi Pasar Tawangmangu Kota Malang Butuh Rp 35 Miliar
Pemkot Malang menargetkan revitalisasi Pasar Tawangmangu dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 35 miliar.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Pemkot Malang menargetkan revitalisasi Pasar Tawangmangu dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 35 miliar
- Dana tersebut diupayakan berasal dari Kementerian Perdagangan melalui skema anggaran pusat
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang menargetkan revitalisasi Pasar Tawangmangu dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 35 miliar.
Dana tersebut diupayakan berasal dari Kementerian Perdagangan melalui skema anggaran pusat.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan pihaknya bersama Wali Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, dan Komisi B DPRD telah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perdagangan RI untuk mengajukan revitalisasi pasar tersebut.
“Kami sudah sowan ke Kementerian Perdagangan. Pak Wali Kota, Ibu Ketua DPRD, dan Komisi B ikut semua untuk mengomunikasikan revitalisasi Pasar Tawangmangu,” kata Eko Sri Yuliadi kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, Pasar Tawangmangu dinilai layak direvitalisasi karena posisinya berada di tengah kota dan kondisinya saat ini sudah sangat kumuh.
Karena keterbatasan anggaran daerah, Pemkot Malang bersama DPRD mengajukan agar revitalisasi bisa dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat.
Baca juga: Viral Curhat Wisatawan Soal Pungutan Tarif Parkir di Alun-Alun Kota Batu yang Tak Sesuai Aturan
“Tawangmangu posisinya strategis di tengah kota, tapi kondisinya sekarang sangat kumuh. Karena itu kami ajukan supaya bisa masuk anggaran Kementerian Perdagangan,” ujarnya.
Eko menyebutkan, sinyal dari Kementerian Perdagangan cukup positif. Kehadiran langsung wali kota dan pimpinan DPRD Kota Malang saat pengajuan dinilai menjadi bentuk keseriusan Pemkot Malang.
“Sinyalnya kemarin positif. Karena yang datang langsung Pak Wali, Ibu Ketua DPRD, dan Komisi B, itu diapresiasi oleh Kementerian,” jelasnya.
Terkait peluang realisasi, Eko berharap revitalisasi bisa mulai terealisasi pada tahun ini. Ia menyebut, pengajuan terakhir sudah dimasukkan ke dalam sistem Kementerian Perdagangan.
“Kemarin itu hari terakhir memasukkan pengajuan di sistem Kementerian. Semoga bisa masuk tahun ini,” ucapnya.
Untuk kebutuhan anggaran, Eko memperkirakan revitalisasi Pasar Tawangmangu membutuhkan dana sekitar Rp 35 miliar.
“Alokasinya sekitar Rp 35 miliar,” tegasnya.
Jika direvitalisasi, Pasar Tawangmangu akan dikonsep seperti Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo, yang sudah lebih tertata dan menjadi daya tarik baru.
“Bayangannya nanti seperti Pasar Klojen dan Oro-Oro Dowo. Bangunannya satu lantai saja,” katanya.
| Resmikan Hari Fraksi, Warga Kota Malang Silakan Datang ke Kantor DPC PKB untuk Menyalurkan Aspirasi |
|
|---|
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Minta Pengusaha Tidak Asal PHK Pekerja |
|
|---|
| Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia di Kota Malang Tuntut UU Cipta Kerja Dicabut |
|
|---|
| Ketua RT/RW Kota Malang Ingin Penyaluran Insentif PT BPR Tugu Artha Sejahtera Menjadi Lebih Pasti |
|
|---|
| PT BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang Bidik Penyaluran Insentif RT/RW, Tunggu Payung Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pasar-Tawangmangu-Kota-Malang-revitalisasi-Rp-35-miliar.jpg)