Kota Malang
Cabai Rawit Menyumbang Inflasi Terbesar di Kota Malang
Selain cabai rawit, inflasi Kota Malang juga dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan, daging ayam ras, bawang merah, dan bensin
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Bank Indonesia Malang menilai, tekanan inflasi Kota Malang pada Desember 2025 masih berada dalam rentang sasaran.
Kondisi ini tidak terlepas dari koordinasi yang solid antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang melalui berbagai langkah pengendalian, seperti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), pembukaan Warung Tekan Inflasi (WTI), sidak pasar, serta pemantauan harga bahan pokok secara rutin.
Selain itu, TPID Kota Malang juga mendorong penguatan pasokan melalui rencana kerja sama antar daerah.
Termasuk penyusunan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan Kabupaten Malang untuk komoditas ayam dan telur, serta dengan Kota Batu untuk komoditas hortikultura dan cabai.
"Ke depan, sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah bersama Bank Indonesia akan terus dilanjutkan melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan penguatan program 4K agar inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran," tandasnya.
| Polemik Feeder Trans Jatim Malang Raya, DPRD Soroti Anggaran dan Lambatnya Realisasi Angkot Pelajar |
|
|---|
| Angkutan Kota Belum Terintegrasi dengan Trans Jatim Malang Raya, Organda Minta Pemkot Berbenah |
|
|---|
| Rahasia Daya Tarik MIN 2 Kota Malang, Peminat Membludak hingga Pendaftaran Tahun Ajaran Baru Ditutup |
|
|---|
| Kisah Panik Warga saat Kebakaran Pabrik Rokok di Malang, Anak-anak Mengaji Langsung Bergegas Pulang |
|
|---|
| Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Rokok PT Suket Teki di Kedungkandang Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/INFLASI-Pedagang-cabai-rawit-saat-menata-dagangnya-di-Pasar-Besar-Kota-Malang.jpg)