Kabupaten Malang
Bupati Sanusi Dorong Gerakan Pramuka Kabupaten Malang Dukung Pembangunan Daerah
Bupati Malang, Muhammad Sanusi, mendorong gerakan Pramuka di Kabupaten Malang turut mendukung pembangunan daerah
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Bupati Sanusi mendorong gerakan Pramuka di Kabupaten Malang turut mendukung pembangunan daerah, terutama dalam membentuk pendidikan karakter di usia muda
- Kabupaten Malang membutuhkan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan, tangguh dalam menghadapi tantangan global, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat
SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, mendorong gerakan Pramuka di Kabupaten Malang turut mendukung pembangunan daerah, terutama dalam membentuk pendidikan karakter di usia muda.
Hal ini disampaikan Bupati Sanusi seusai melantik pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Malang masa bakti 2025-2030, Rabu (28/1/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
"Di bawah kepengurusan yang baru ini, saya harap Pramuka lebih aktif berperan dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan."
"Khususnya pendidikan karakter," kata Bupati Sanusi.
Baca juga: Redam Konflik Tumpak Sewu dan Coban Sewu, Pemprov Jatim Akan Panggil BUMDes Lumajang dan Malang
Selanjutnya, gerakan Pramuka juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam kesiapsiagaan bencana.
Terlebih dengan wilayah Kabupaten Malang yang cukup luas, yaitu mencakup 33 kecamatan dengan 390 desa/kelurahan.
Butuh Generasi Muda yang Tangguh
Bupati Sanusi pun tidak menampik, bahwa tantangan pembangunan semakin kompleks.
Kabupaten Malang membutuhkan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan, tangguh dalam menghadapi tantangan global, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
"Di sinilah Gerakan Pramuka berperan sebagai kawah candradimuka bagi para pemuda."
"Khususnya dalam membentuk karakter pemimpin masa depan yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan," ucapnya.
Terpisah, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Malang, Amarta Faza menyampaikan, di kondisi perkembangan zaman yang pesat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya dalam mendidik karakter anak-anak.
Terutama dengan keberadaan media sosial yang mudah diakses oleh semua kalangan.
"Kalau kita tidak memberikan intervensi terkait dengan karakter apa yang harus dibawa, ini merupakan kekhawatiran."
"Kalau yang ada di sosmed itu isinya flexing, bisa-bisa adik-adik kita lebih suka flexing."
| Penarikan Tarif Masuk Bendungan Lahor Malang Kembali Beroperasi Sementara Mulai Senin 11 Mei 2026 |
|
|---|
| Proyek Bibit Tebu Rp23 Miliar di Malang Carut-Marut, Uang HOK Petani Diduga Disunat dan Bibit Busuk |
|
|---|
| Proyek Alun-alun Kepanjen Butuh Dana Rp 150 Miliar, Pemkab Malang Kolaborasi dengan Bank Jatim |
|
|---|
| Pencairan Dana Kompensasi Rp 1,5 Miliar dari Pemkot Malang untuk Warga Wagir Malang Masih Buram |
|
|---|
| DLH Kota Malang Tunggu Perwali Cairkan Kompensasi TPA Supit Urang, Warga Ancam Temui Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bupati-Malang-Muhammad-Sanusi-melantik-pengurus-Kwartir-Cabang-Gerakan-Pramuka.jpg)