Kota Malang
DPRD Ingatkan Pemkot Agar Proyek Drainase Jalan Bondowoso-Letjen Sutoyo Tak Berpolemik Seperti Suhat
DPRD Ingatkan Pemkot Agar Proyek Drainase Jalan Bondowoso-Letjen Sutoyo Tak Berpolemik Seperti Suhat
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- DPRD Kota Malang mengingatkan Pemkot Malang agar tidak sembarangan mengubah fungsi ekologis kawasan Jalan Bondowoso
- DPRD menjelaskan, pengalaman mengerjakan Jalan Soekarno Hatta (Suhat) telah menimbulkan polemik di masyarakat bawah
- Tak hanya di Jalan Bondowoso, mitigasi awal perlu diperhitungkan di Jalan Letjen Sutoyo
- Sebab kawasan Jalan Letjen Sutoyo adalah aset milik Pemprov Jatim, sama halnya seperti Jalan Soekarno Hatta
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, mengingatkan Pemkot Malang agar tidak sembarangan mengubah fungsi ekologis kawasan Jalan Bondowoso.
Sekadar informasi, Pemkot Malang berencana membangun drainase di Jalan Bondowoso sebagai cara untuk mengatasi persoalan banjir.
Arief Wahyudi menjelaskan, pengalaman mengerjakan Jalan Soekarno Hatta (Suhat) telah menimbulkan polemik di masyarakat bawah.
Fungsi ekologis di kawasan Jalan Soekarno Hatta berubah karena penebangan pohon.
"Kawasan Jalan Bondowoso ini juga memiliki banyak pohon sehingga harus belajar dari Jalan Soekarno Hatta agar tidak menimbulkan polemik," katanya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (16/2/2026).
Arif meminta agar mitigasi awal diperhitungkan dengan matang.
Tak hanya di Jalan Bondowoso, Arief juga mengatakan mitigasi awal perlu diperhitungkan di Jalan Letjen Sutoyo.
Apalagi kawasan Jalan Letjen Sutoyo adalah aset milik Pemprov Jatim, sama halnya seperti Jalan Soekarno Hatta.
"Sehingga perlu mitigasi dan penanganan yang lebih baik,” tegas Arief.
Soroti Dampak Ekonomis
Selain fungsi ekologis, Arief juga memperingatkan dampak ekonomis jika proyek berjalan.
Pemkot Malang diminta tidak hanya berdialog dengan warga, namun juga bisa memberikan solusi jika proyek itu berjalan tanpa mengganggu usaha warga.
"Nanti di Bondowoso-Sutoyo harus mulai dipikirkan bagaimana nasib pohon, rekayasa lalu lintas serta dampak sosialnya," katanya.
Kawasan Jalan Letjen Sutoyo dinilai Arief akan berdampak besar terhadap lalu lintas.
Pasalnya, jalur ini merupakan jalan utama masuk dan keluarnya kendaraan dari Malang menuju Surabaya.
Volume kendaraan lebih banyak saat akhir pekan karena wisatawan masuk Kota Malang.
| Gagas 'Kawula Tani', Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Wadahi Milenial hingga Targetkan Ekspor |
|
|---|
| Jual Hewan Kurban di Live TikTok, Kambing Jumbo Rp 9 Juta di Peternakan This Is Farm Malang Laris |
|
|---|
| Komix Herbal Ajak Gen Z di Malang Mengenal Herbal sebagai Bagian dari Gaya Hidup Sehat |
|
|---|
| Peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Malang, Momen Kepulangan Jemaat Perantau |
|
|---|
| Jelang Libur Panjang Periode Mei 2026, Dishub Kota Malang Antisipasi Titik Rawan Macet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Kota-Malang-Arief-Wahyudi-Ia-mengingatkan-Pemkot-Malang.jpg)