Senin, 8 Juni 2026

Kota Malang

Melihat Masjid Dari Cokelat, Ikon Baru Ramadhan 2026 di Hotel Grand Mercure Malang Mirama

Menyambut Ramadan 2026, Grand Mercure Malang Mirama unjuk gigi dengan mahakarya Masjid Omar Bin Khattab versi cokelat!

Tayang:
Penulis: Purwanto | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM/Purwanto
MINIATUR MASJID COKELAT - Miniatur Masjid Omar Bin Khattab dari Brasil dibuat dengan bahan cokekat untuk menghiasi ramadan 2026 di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Jumat (20/2/2026). Tak sekadar menjadi elemen dekoratif yang mencuri perhatian, masjid cokelat ini juga merepresentasikan tema kuliner khas Brasil yang menjadi sajian utama paket buka puasa (iftar) di hotel tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Hotel Grand Mercure Malang Mirama menghadirkan miniatur Masjid Omar Bin Khattab dari Brasil yang terbuat sepenuhnya dari cokelat sebagai daya tarik pengunjung.
  • Pembuatan miniatur ini menghabiskan lebih dari 100 kilogram cokelat jenis kompon yang dipilih karena ketahanannya terhadap suhu tropis Indonesia.
  • Pastry Chef Kurniawan Yusuf membutuhkan waktu satu bulan untuk menyusun detail jendela, pintu, dan kubah agar terlihat presisi dan tidak rapuh.

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Saat Ramadhan, sejumlah hotel di Malang berlomba-lomba adu kreatifitas untuk menarik minat pengunjung, mulai dari hidangan spesial yang mewah, hingga berbagai promo menarik. 

Hotel Grand Mercure Malang Mirama turut unjuk gigi dengan menghadirkan miniatur masjid yang terbuat dari cokelat.

Mahakarya yang diberi nama Masjid Omar Bin Khattab dari Brasil ini merupakan hasil kreativitas para chef hotel bintang lima tersebut.

Tak sekadar menjadi elemen dekoratif yang mencuri perhatian, masjid cokelat ini juga merepresentasikan tema kuliner khas Brasil yang menjadi sajian utama paket buka puasa (iftar) di hotel tersebut.

Proses Pembuatan dan Tantangan Detail

Pastry Chef Grand Mercure Malang Mirama, Kurniawan Yusuf menjelaskan untuk membuat miniatur tersebut, pihaknya menghabiskan 100 kilogram cokelat jenis kompon. 

"Kita habiskan 100 kilogram lebih cokelat. Kita pakai cokelat jenis kompon karena lebih kuat untuk suhu di Indonesia," terang Yusuf, Jumat (20/2/2026). 

Yusuf menceritakan tantangan tersulit dalam pembuatan miniatur masjid berbahan cokelat tersebut terletak pada tingkat kedetailannya.

Baca juga: Menikmati Menu Buka Puasa di Ascent Premiere Hotel Malang, Ada Sego Boran Khas Lamongan

"Kita harus detail membuat denah malnya dari kertas dulu. Lalu untuk pencetakannya harus tebal agar tidak rapuh dan rusak," katanya. 

Pihaknya menghabiskan waktu satu bulan untuk membuat satu miniatur dari masjid. 

"Iya karena harus detai kita hampir satu bulan. Paling sulit buat detai seperti jendela, pintu dan kubah masjid," jelasnya. 

Daya Tarik Kuliner Khas Brasil

Miniatur masjid Omar Bin Khattab dari Brasil berwarna putih itu akan dipamerkan selama ramadhan di resto hotel. 

Selain dapat melihat miniatur masjid, pengunjung bisa menikamati berbagai macam makanan khas Brasil selama ramadhan di hotel yang terletak di Jl Raden Panji Suroso Kota Malang tersebut. 

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved