Senin, 27 April 2026

Kota Malang

Anak Kiai Kampung Jadi Rektor UB Malang, Kisah Prof Bisri Bangun Pesantren Berbasis Sains dan Agama

Anak Kiai Kampung Jadi Rektor UB Malang, Kisah Prof Bisri Bangun Pesantren Berbasis Sains dan Agama

SURYAMALANG.COM/Purwanto
KISAH HIDUP - Prof Dr KH Mohammad Bisri MS saat menceritakan kisah hidupnya dalam wawancara ekslusif melalui program Cerita Para Kiai yang dilakukan di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Sabtu (28/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Prof Dr KH Mohammad Bisri MS, mantan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang periode 2014-2018, berbagi kisah hidupnya kepada SURYAMALANG.COM
  • Ia lahir di kawasan Mbetek, Kota Malang, dari keluarga kiai kampung, ia tumbuh dalam lingkungan sederhana yang membentuk karakter religius sekaligus aktif secara fisik
  • Prof Bisri mengaku kehidupannya terbagi antara sekolah, olahraga, dan mengaji. Siang hari ia akrab dengan permainan sepak bola

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Perjalanan hidup Prof Dr KH Mohammad Bisri MS penuh dengan tantangan dan pesan moral tentang kehidupan.

Lahir di kawasan Mbetek, Kota Malang, dari keluarga kiai kampung, ia tumbuh dalam lingkungan sederhana yang membentuk karakter religius sekaligus aktif secara fisik.

Sejak kecil, Prof Bisri mengaku kehidupannya terbagi antara sekolah, olahraga, dan mengaji.

Siang hari ia akrab dengan permainan sepak bola, hobinya di masa kecil.

Sementara malam hari diisi dengan belajar agama langsung dari sang ayah.

Kisah tersebut disampaikan oleh Prof Bisri, ketika SURYAMALANG.COM secara ekslusif diperkenankan untuk dapat wawancara dengan mantan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang periode 2014-2018 ini, Sabtu (28/2/2026).

Melalui program Cerita Para Kiai, yang tayang di bulan Ramadhan kali ini, program ini mengajak masyarakat untuk dapat lebih mengenal dan mengetahui cerita para kiai yang memiliki pengaruh dalam kehidupan bermasyarakat.

Saat ini, Prof Bisri aktif sebagai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh.

Ia juga sebagai akademisi yang masih aktif dalam mengajar di Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Baca juga: Peluang Kota Malang dapat Pendanaan Pembangunan Pengolahan Sampah Terpadu dari Pemerintah Pusat

"Iya, Mas, waktu kecil kalau malam pasti ngaji. Itu dari Abah saya. Kalau pagi sekolah, sorenya olahraga. Jadi karakter saya terbentuk dari dua itu," ujarnya.

Namun, perjalanan akademiknya justru berawal dari buah dari ketidaksengajaan.

Ia sebenarnya bercita-cita masuk jurusan manajemen ekonomi, tetapi gagal karena kalah bersaing dalam seleksi di perguruan tinggi negeri.

Tak menyerah, Prof Bisri kembali mencoba masuk kampus dan memilih jurusan yang relatif sepi peminat, yakni Teknik Pengairan di UB Malang.

Keputusan itu menjadi titik awal karier akademiknya hingga akhirnya meraih gelar profesor, menjadi dekan pada 2013, hingga terpilih sebagai Rektor Universitas Brawijaya (UB) pada 2014.

"Saya ini sebenarnya terpaksa nyalon rektor, tapi akhirnya malah terpilih," katanya sambil tertawa.

Bangun Ponpes

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved